Jayapura (ANTARA) - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menjenguk korban penembakan saat Festival Budaya Lembah Baliem, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura.
"Saat ini kondisi korban menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani operasi pengangkatan serpihan proyektil yang bersarang di tubuhnya," katanya di Jayapura, Kamis (13/8).
Menurut Febriel, kunjungan yang dilakukan ini guna memastikan kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moril kepada Salbiah dan keluarga yang masih mendampingi proses pemulihan korban.
"Pada Rabu (12/8) kami menjenguk korban di Rumah Sakit Marthen Indey guna melihat langsung kondisi korban dan dokter sudah berhasil melakukan tindakan operasi pengangkatan proyektil. Dokter juga menyampaikan kondisinya jauh membaik. Secara umum tidak ada yang menyebabkan berkurangnya fungsi kaki maupun otot korban," ujarnya.
Dia menjelaskan tim medis berhasil mengeluarkan sebanyak 11 serpihan proyektil dari tubuh korban melalui tindakan operasi.
"Sehingga kondisi Salbiah kini jauh lebih baik dibandingkan ketika pertama kali dirujuk dari Wamena ke Jayapura," katanya lagi.
Dia menambahkan pihaknya menyampaikan keprihatinan atas insiden penembakan yang menimpa warga sipil ketika acara Festival Budaya Lembah Baliem berlangsung.
"Kami bersama aparat keamanan lainnya akan terus berupaya menjaga keamanan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, termasuk saat mengikuti kegiatan budaya dan sosial kemasyarakatan," ujarnya.
Pangdam juga mengimbau masyarakat untuk membantu aparat keamanan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua.
"Kami meminta warga segera melaporkan kepada aparat apabila mengetahui keberadaan orang tidak dikenal yang mencurigakan atau diduga membawa senjata agar dapat dilakukan langkah pencegahan lebih dini," katanya lagi.
Sebelumnya, insiden penembakan terjadi di kawasan kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Sabtu (8/8).
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua warga sipil menjadi korban. Salah satu korban kemudian dirujuk ke Jayapura untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan karena membutuhkan tindakan operasi oleh dokter spesialis.
Pascakejadian, aparat keamanan meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi gangguan keamanan. Proses penyelidikan juga terus dilakukan guna mengungkap pelaku penembakan.
Baca juga: Kapendam: Penembakan di Baliem kelompok KKB Kodap III Ndugama
Baca juga: Danrem 172: TNI-Polri selidiki KKB pelaku penembakan di Wamena
Baca juga: Kemenpar berkoordinasi dengan pemda terkait insiden semasa FBLB 2026
Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































