PalmCo perkuat integritas untuk dorong kinerja industri sawit nasional

7 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) bersama Subholding PTPN IV PalmCo mendorong penguatan integritas dalam operasional perusahaan sebagai fondasi peningkatan produktivitas, efisiensi biaya, serta keberlanjutan kinerja industri kelapa sawit nasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa menyampaikan penguatan integritas tersebut dilakukan melalui konsolidasi internal bertajuk Ekspedisi Safari Ramadhan yang melibatkan seluruh insan perusahaan di berbagai wilayah operasional.

"Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menyatukan visi, memperkuat sinergi, sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas kepada seluruh insan perusahaan yang tersebar di berbagai pelosok Nusantara," kata Jatmiko dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Baca juga: ROA PalmCo capai 7,9 persen, produktivitas sawit naik

Ekspedisi tersebut menjangkau tujuh titik operasional utama perusahaan, dimulai dari Jambi pada akhir Februari 2026 dan berlanjut ke Medan, Pontianak, Lampung, Pekanbaru, serta ditutup secara paralel di Medan pada 13 Maret 2026.

Mengangkat tema Makna dari Setiap Langkah Kita, Jatmiko menekankan produktivitas dan pencapaian target korporasi harus dilandasi dengan kejujuran dan etos kerja yang bernilai ibadah.

Jatmiko menyampaikan setiap karyawan pada umumnya menghabiskan setidaknya delapan jam setiap hari untuk bekerja. Waktu tersebut dapat menjadi bernilai lebih apabila dimanfaatkan secara optimal dan diniatkan sebagai bagian dari ibadah.

Menurutnya, pemanfaatan waktu kerja dengan niat tersebut dapat memberikan nilai ibadah tambahan bagi karyawan. Namun, hal tersebut hanya dapat terwujud apabila setiap pekerjaan dijalankan dengan menjunjung tinggi integritas.

Ia mengingatkan seluruh jajaran manajerial hingga level asisten di kebun agar tidak pernah berkompromi dengan kejujuran, terutama terkait pelaporan data produksi.

Jatmiko mencontohkan niat ibadah dalam bekerja akan seketika gugur apabila seorang karyawan memanipulasi angka target produksi demi menghindari teguran atasan.

Baca juga: PalmCo dan Pemprov Kaltim sinergi entaskan stunting di Paser

Dalam kesempatan tersebut, Jatmiko menjadikan pencapaian salah satu regional sebagai studi kasus sekaligus pemantik semangat bagi seluruh regional lain di bawah naungan PalmCo.

Regional tersebut baru-baru ini mencatatkan kinerja positif dengan produktivitas Crude Palm Oil (CPO) per hektare yang mampu melampaui regional unggul di tahun sebelumnya, serta membukukan laba menyentuh angka setengah triliun rupiah pada tahun lalu.

Meskipun memberikan apresiasi atas capaian tersebut, Direktur Utama PalmCo ini menantang seluruh regional untuk tidak cepat berpuas diri dan berani menargetkan laba yang lebih masif, hingga menyentuh angka triliunan rupiah.

Untuk mencapai target nasional tersebut, Jatmiko menggarisbawahi tiga prinsip utama yang harus dipegang oleh seluruh unit usaha PalmCo. Pertama, produktivitas yang dihasilkan harus bernilai.

Ia menekankan agar budaya mengejar produksi tidak sekadar untuk prestise atau kebanggaan semata, melainkan harus benar-benar menghasilkan keuntungan riil bagi perusahaan.

Kedua, efisiensi biaya yang terukur. Ia mengingatkan seluruh pimpinan unit untuk berpikir kritis sebelum mengeluarkan anggaran operasional.

"Setiap rupiah yang dikeluarkan oleh perusahaan harus dipikirkan secara matang dampaknya. Jangan sampai kita hanya memikirkan bagaimana uang itu keluar, tetapi tidak memikirkan bagaimana pengeluaran tersebut bisa membawa hasil yang konkret," ujarnya.

Ketiga, kecepatan eksekusi yang dibarengi dengan arah yang jelas.

Meminjam analogi sederhana, Jatmiko membandingkan orang yang mengendarai motor berkapasitas besar, namun tidak mengetahui tujuannya, dengan seseorang yang mengendarai sepeda, namun sudah memiliki rute dan tujuan yang pasti sejak awal.

Baca juga: 99 persen CPO PalmCo terserap domestik, sertifikasi tetap dikejar

Baca juga: PalmCo sediakan 1.000 lebih kursi mudik gratis Lebaran 2026

"Kecepatan akan tercipta saat kita tahu arahnya ke mana, serta paham apa instrumen yang kita pakai untuk melangkah. Jangan sekadar cepat, tapi grasak-grusuk (tergesa-gesa tanpa perhitungan)," paparnya.

Jatmiko mengingatkan tantangan terbesar sebuah korporasi bukan sekadar mencapai prestasi, melainkan menjaganya agar tetap konsisten (istiqomah), layaknya menjaga semangat beribadah setelah bulan Ramadhan.

Melalui rangkaian Ekspedisi Safari Ramadhan di tujuh regional ini, manajemen PTPN IV PalmCo berharap konsolidasi internal semakin kuat.

Dengan menyatukan langkah dari Sumatera, Jawa hingga Kalimantan, perusahaan optimistis dapat mempertahankan laju pertumbuhan positif dan mengokohkan posisinya di industri perkebunan kelapa sawit nasional.

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |