Pakar: Bantuan untuk korban bencana di Sumatera bukti negara hadir

12 hours ago 2
...Distribusi logistik dalam volume sebesar yang dikirimkan hanya dalam hitungan hari sejak bencana terjadi adalah indikator kuat bahwa negara hadir cepat

Jakarta (ANTARA) - Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai bantuan distribusi logistik besar-besaran dari pemerintah untuk korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan bukti nyata negara bergerak cepat dan responsif dalam situasi darurat.

Menurut Bawono, skala, kecepatan, dan koordinasi distribusi bantuan kali ini mencerminkan peningkatan signifikan dalam kapasitas pemerintah untuk melindungi warganya ketika bencana melanda. Pengiriman 34,3 ribu ton beras, 6,8 juta liter minyak goreng, hingga perlengkapan khusus bagi bayi, anak-anak, dan lansia dinilai sebagai langkah konkret kesigapan negara.

“Distribusi logistik dalam volume sebesar ini yang dikirimkan hanya dalam hitungan hari sejak bencana terjadi adalah indikator kuat bahwa negara hadir cepat. Pemerintah tidak menunggu situasi memburuk, tetapi langsung menggerakkan sumber daya untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi," ujar Bawono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Ia menekankan, keberhasilan distribusi logistik dalam masa bencana sangat bergantung pada koordinasi lintas lembaga, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), TNI–Polri, hingga pemerintah daerah.

Baca juga: Kirim bantuan, TNI AU kerahkan pesawat A400M ke lokasi banjir Sumatera

“Yang menarik adalah kolaborasi pusat dan daerah yang berlangsung efektif. Semua bergerak serentak mulai dari evakuasi, pendirian posko, pendataan korban, dan distribusi bahan pangan. Ini bentuk nyata bahwa manajemen krisis kita mulai matang," kata Bawono.

Ia juga menyoroti penggunaan pesawat Hercules dan A400M yang memungkinkan logistik besar dipindahkan ke wilayah dengan akses terbatas akibat banjir dan longsor. Keputusan tersebut, menurut Bawono, sangat menentukan dalam menjaga ritme suplai bantuan.

“Keberadaan pesawat angkut besar memungkinkan distribusi berlangsung tanpa jeda, bahkan ketika jalan darat terputus. Ini menandakan bahwa pemerintah memahami tantangan geografis dan menjawabnya dengan solusi yang tepat," ucapnya.

Bawono menegaskan, dalam konteks penanganan bencana, kecepatan adalah faktor paling penting setelah keselamatan warga. Langkah cepat pemerintah memastikan bahwa masyarakat terdampak tidak mengalami kekurangan pangan dan kebutuhan dasar yang berpotensi menimbulkan kerentanan sosial.

Baca juga: BNPB: Bantuan disalurkan setelah pesawat logistik tiba di Sumut-Sumbar

“Respons yang cepat bukan hanya menyelamatkan warga dari dampak langsung bencana, melainkan juga mencegah munculnya masalah turunan seperti kelangkaan pangan, kenaikan harga, hingga gangguan aktivitas ekonomi di daerah terdampak," paparnya.

Ia menilai penanganan banjir Sumatera kali ini bisa menjadi model penanganan bencana nasional apabila konsistensi dan koordinasinya terus dijaga.

"Kita melihat standar baru, bahwa negara tidak hanya hadir saat bencana, tetapi hadir cepat. Ini memberi rasa aman kepada masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah," tuturnya.

Baca juga: Presiden kirim empat pesawat yang bawa bantuan skala besar ke Sumatera

Baca juga: Seskab: 11 heli angkut bantuan ke lokasi bencana di Sumatera

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |