Jakarta (ANTARA) - Aktor Oki Rengga menghibur 19 pasien kanker dan para pendampingnya melalui kegiatan nonton film bersama di MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta, Minggu (14/9), sebagai selingan dari rutinitas pemeriksaan dan pengobatan yang mereka jalani.
Oki yang merupakan salah satu pemeran film “Agak Laen” hadir dalam pemutaran film tersebut dan berinteraksi dengan para pasien dalam kegiatan yang berlangsung di Conference Room Lantai 36 MRCCC Siloam Semanggi.
“Terima kasih untuk teman-teman yang sudah meluangkan waktu dan menikmati film Agak Laen bersama. Saya senang sekali bisa berbagi tawa dan kebahagiaan di sini,” ujar Oki dalam siaran pers MRCCC Siloam Semanggi, Selasa.
Ia juga menyampaikan pesan kepada para pasien agar tetap menjaga semangat selama menjalani proses pengobatan.
Baca juga: Film Agak Laen tembus satu juta penonton di hari keempat penayangan
“Saya termasuk orang yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi sesuatu. Saya berharap semangat untuk tidak mudah menyerah itu juga dimiliki teman-teman cancer warrior. Tetap kuat, tetap semangat, dan terus berjuang menghadapi setiap proses yang ada,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah dokter dan tenaga kesehatan yang selama ini mendampingi pasien dalam proses perawatan, serta manajemen MRCCC Siloam Semanggi.
Chief Executive Officer MRCCC Siloam Semanggi Tries Nainggolan mengatakan kegiatan hiburan dapat menjadi ruang bagi pasien untuk sejenak mengambil jeda dari rutinitas pengobatan.
“Kami menyadari bahwa para cancer warrior juga membutuhkan kesempatan untuk sejenak keluar dari rasa khawatir dan lelah selama menjalani pengobatan. Hari ini kami ingin mereka bisa menonton, tertawa bersama, dan menikmati momen yang menyenangkan,” ujar Tries.
Ia berharap pengalaman positif tersebut dapat membantu menjaga semangat pasien dalam melanjutkan proses pengobatan.
Perjalanan menghadapi kanker tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Pasien juga dapat menghadapi tekanan psikologis dan emosional sejak menjalani diagnosis, terapi hingga masa pemulihan.
Hospital Director MRCCC Siloam Semanggi dr. Adityawati Ganggaiswari, M.Biomed, MARS, mengatakan kebutuhan pasien selama menjalani pengobatan tidak hanya berkaitan dengan aspek medis.
“Pengobatan kanker tentu membutuhkan layanan medis yang optimal. Namun, setiap pasien datang dengan kebutuhan yang berbeda, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga emosional,” katanya.
Baca juga: Film "Agak Laen" rilis poster, siap tayang di bioskop awal tahun 2024
Menurut dia, dukungan terhadap pasien dan keluarga dapat diberikan melalui berbagai bentuk kegiatan yang membuat mereka merasa nyaman selama menjalani proses perawatan.
“Momen sederhana seperti tertawa dan menikmati film bersama dapat menjadi pengingat bahwa mereka tidak menjalani perjalanan ini sendirian,” ujar Adityawati.
Aktivitas rekreatif dan dukungan sosial dapat menjadi pelengkap dalam membantu pasien menghadapi tekanan selama menjalani pengobatan, meskipun manfaatnya dapat berbeda pada setiap individu.
Dalam kegiatan tersebut, suasana rumah sakit untuk sementara berubah menjadi ruang pemutaran film. Para pasien dan pendamping dapat menikmati film, berinteraksi dengan Oki Rengga, serta berbagi tawa bersama.
Kegiatan itu sekaligus memberikan kesempatan bagi pasien untuk melakukan aktivitas di luar rutinitas pemeriksaan dan terapi yang mereka jalani.
Dukungan emosional dan sosial menjadi salah satu aspek yang dapat melengkapi perawatan medis, terutama dalam perjalanan pengobatan kanker yang pada sejumlah pasien berlangsung dalam waktu panjang.
Dengan adanya ruang untuk beristirahat dan menikmati kegiatan bersama, pasien diharapkan dapat tetap memiliki kesempatan untuk menjalani aktivitas yang menyenangkan di tengah proses pengobatan.
Baca juga: Film "Sebelum Dijemput Nenek", seram yang lucu
Baca juga: Oki Rengga tertarik berperan dalam film laga
Baca juga: Oki Rengga: Pelatih baru timnas Indonesia wajib tak bisa diintervensi
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































