NTB perkuat pariwisata berkelanjutan lewat pembiayaan syariah

3 hours ago 1
Langkah itu sebagai strategi menjadikan NTB pusat ekonomi syariah nasional yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmen untuk memperkuat pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui optimalisasi pembiayaan syariah.

"Langkah itu sebagai strategi menjadikan NTB pusat ekonomi syariah nasional yang terintegrasi dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dalam forum Economic Talk di Mataram, NTB, Senin.

Iqbal mengatakan pembiayaan syariah menjadi instrumen penting untuk membangun ekosistem pariwisata yang berdaya saing, berkualitas, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih merata bagi masyarakat lokal.

NTB menempatkan arah pembangunan pariwisata tidak lagi sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan melainkan fokus membangun kesadaran wisatawan agar menghargai nilai-nilai lokal, budaya, serta kelestarian lingkungan.

"Pemprov NTB mengusung konsep pariwisata berdaya yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan setiap destinasi, terlebih untuk mengembangkan ekosistem pariwisata di daerah," ucap Iqbal.

Ia berharap optimalisasi pembiayaan syariah mampu memperkuat permodalan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga ekosistem pariwisata tumbuh secara inklusif di Nusa Tenggara Barat.

Selain penguatan pembiayaan, Pemprov NTB juga mendorong konektivitas antara sektor pariwisata dan budaya agar berkembang secara seimbang dan saling mendukung dalam membangun identitas destinasi.

Proyek pembenahan destinasi wisata terus dikebut guna memastikan kenyamanan dan keamanan wisatawan. Bahkan, fondasi konektivitas internasional juga mulai dibangun sebagai langkah strategis membuka akses global.

"Dalam waktu dekat NTB memiliki enam penerbangan baru langsung, termasuk rute menuju Darwin dan Bangkok," pungkas Iqbal.

Lebih lanjut ia menyakini dukungan pembiayaan syariah dan konektivitas yang baik bisa memperkuat posisi NTB sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya kompetitif secara global, tetapi juga tetap memiliki identitas lokal yang kuat.

Bank NTB Syariah selaku badan usaha miliki daerah mendukung penuh langkah Pemprov NTB dalam mengembangkan sektor pariwisata melalui pengembangan pembiayaan syariah.

Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah Agus Suhendro menyatakan pihaknya fokus memperkuat ekosistem desa wisata di Nusa Tenggara Barat.

"Fokus utama tahun ini memperkuat ekosistem desa wisata dan pelaku ekonomi kreatif melalui skema pembiayaan yang inklusif dan kompetitif," kata Agus.

Dalam pengembangan desa wisata, imbuhnya, perbankan tidak hanya berperan sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai pengelola sistem transaksi yang terintegrasi.

Seluruh aktivitas ekonomi di dalam desa wisata diarahkan melalui sistem perbankan mulai dari penjualan tiket masuk, pembayaran homestay, pembelian suvenir, layanan restoran, hingga jasa pemandu wisata.

Digitalisasi melalui tiket elektronik dan sistem pembayaran non-tunai juga menjadi instrumen utama.

"Tujuannya agar transaksi tidak bocor ke luar desa, melainkan tetap berputar dalam satu ekosistem keuangan yang terkontrol," pungkas Agus.

Baca juga: Bandara Lombok siap layani rute penerbangan Turki-Indonesia

Baca juga: Mandalika, episentrum wisata dan jalan panjang menuju dunia

Baca juga: Gubernur Iqbal sebut tiga tantangan utama sektor pariwisata NTB

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |