Negara bagian Australia dorong vaksinasi penguin untuk lawan H5N1

5 hours ago 3

Melbourne (ANTARA) - Otoritas di Negara Bagian Victoria, Australia, mulai memvaksinasi 5.000 ekor penguin kecil (Eudyptula minor) di sejumlah lokasi wisata populer untuk melindungi mereka dari flu burung H5N1.

Pada Minggu (23/8) malam, petugas di kawasan konservasi Phillip Island Nature Parks di Melbourne selatan memberikan dosis pertama dari dua dosis vaksin H5N1 kepada penguin kecil ke-1.000 mereka di bawah program yang diluncurkan sebelumnya pada Agustus untuk melindungi populasi spesies tersebut di Victoria.

Pemerintah Negara Bagian Victoria mengatakan pihaknya berencana memvaksinasi 5.000 penguin kecil di Phillip Island dan St Kilda, salah satu wilayah pinggiran Melbourne, di tengah lonjakan kasus galur H5N1 yang sangat patogenik di seluruh Australia.

Phillip Island merupakan habitat bagi koloni penguin kecil terbesar di dunia, yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40.000 ekor. Penguin kecil merupakan spesies yang berasal dari Australia dan Selandia Baru.

Atraksi Penguin Parade di pulau itu, yang memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan penguin-penguin kecil berjalan dari laut menuju sarang mereka saat senja, merupakan salah satu atraksi wisata paling populer di Victoria. Pada 2025, atraksi tersebut menarik lebih dari 700.000 pengunjung, dengan wisatawan asal Tiongkok menyumbang 17 persen dari total kunjungan.

Menteri Lingkungan Victoria Jaclyn Symes mengatakan kepada Australian Broadcasting Corporation bahwa penguin-penguin yang telah divaksinasi akan ditangkap kembali dalam tiga hingga empat pekan untuk diberikan dosis kedua.

"Kami tahu flu burung sudah ada di sini, kami tahu kami tidak dapat menghentikannya, tetapi kami ingin memastikan koloni penguin ini berada dalam kondisi terbaik untuk memastikan mereka terlindungi semaksimal mungkin," ujarnya.

Laporan Departemen Lingkungan Negara Bagian Victoria pada 2025 memperkirakan wabah H5N1 di kalangan penguin kecil di Phillip Island dapat menyebabkan tingkat kematian hingga 40 persen.

Kasus pertama H5N1 pada penguin kecil di Australia dikonfirmasi di Phillip Island pada 15 Agustus.

Pewarta: Xinhua
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |