Musikal “Bukan Cinta Galih/Ratna, komedi romantis dengan plot twist

3 hours ago 1
Ketika romance dan komedi itu bersatu, timbullah momen canggung, momen awkward gitu, itu bakal banyak banget nanti yang kemungkinan bakal jadi gelisah entar kalau nonton

Jakarta (ANTARA) - Cerita cinta ikonik Galih dan Ratna kembali menyapa dalam versi yang tak hanya mengandalkan romansa, namun dibalut dengan sentuhan komedi disajikan dalam musikal “Bukan Cinta Galih/Ratna” yang dijadwalkan akan tampil di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Tak sekadar memikat secara visual memanjakan mata lewat tata panggung, kostum, dan pencahayaan, teater garapan sutradara sekaligus penulis naskah, Mikail Edwin Rizki itu juga mengandalkan kekuatan cerita, dengan unsur komedi dan plot twist tak terduga tergambar dalam gladi resik sekaligus preview pertunjukan itu pada Jumat (6/2) malam.

Sutradara Mikail Edwin Rizki mengatakan musikal “Bukan Cinta Galih/Ratna” hadir dengan pendekatan konsep ala Broadway, serta sarat dengan plot twist yang dirancang untuk memunculkan banyak momen komedi di sepanjang pertunjukan.

Baca juga: Musikal “Bukan Cinta Galih/Ratna” hadirkan plot twist ala Gen Z

“Ketika romance dan komedi itu bersatu, timbullah momen canggung, momen awkward gitu, itu bakal banyak banget nanti yang kemungkinan bakal jadi gelisah entar kalau nonton,” kata Mikail saat ditemui sebelum preview musikal ini.

Cerita berawal pada masa kini, ketika Ratna dan teman-temannya beranjak menapaki usia yang tak muda lagi. Mereka mengenang cerita masa lalu, tentang sebuah kenangan yang tidak pernah benar-benar pergi.

Kenangan itu mengajak lamunan Ratna ke masa SMA. Mulai saat pertama kali masuk ke sekolah SMA Sthana 6 sebagai murid baru, diterima oleh gurunya, bertemu dengan teman-teman baru yang kemudian menjadi sahabatnya, sampai bertemu dengan Galih.

Keindahan dan keceriaan masa SMA menyelimuti cerita. Fokus cerita lalu beralih pada kisah cinta Galih dan Ratna yang harus melalui cobaan salah satunya tidak direstui oleh bapaknya Ratna.

Konflik ala roman klasik terus berlanjut, penuh kejutan dan tawa yang terselip di antaranya sekaligus memancing rasa heran penonton tentang ke mana arah cerita ini berjalan.

Melalui permainan akting Salsha Indradjaja (Ratna muda) dan Xavier El Masrur, cerita Galih dan Ratna dituturkan kembali dengan sudut pandang generasi muda. Para pemain tampil solid, dengan ekspresi serta relasi antar karakter dibangun dengan konsisten melalui ekspresi, gestur, dan dialog.

Dialog para pemain dibangun dari bahasa yang akrab dengan kehidupan sehari-hari dan dibumbui humor, alih-alih mengganggu emosi cerita, unsur ini justru membantu mencairkan suasana di atas panggung.

Baca juga: Perahu Kertas menemukan napas baru di panggung musikal

Pertunjukan preview musikal “Bukan Cinta Galih/Ratna” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Jumat (6/2/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Pertunjukan ini menjadikan lagu sebagai bahasa utama penceritaan. Musik mengalir mengikuti perubahan emosi tokoh, membentuk atmosfer yang membuat penonton tenggelam dalam kisahnya.

Cerita yang terinspirasi dari lagu-lagu karya Guruh Sukarno Putra dengan pendekatan baru yang menyasar generasi muda. Potret kehidupan remaja pun disajikan bukan menonjolkan romantisme, tetapi juga memuat semangat kebebasan, kegelisahan, serta ekspresi anak muda pada masanya.

Lagu-lagu ikonik seperti "Galih dan Ratna", "Puspa Indah", serta "Gita Cinta" menjadi benang merah emosi cerita, sementara kehidupan remaja masa itu terwakili oleh lagu "Keranjingan Disko", "Anak Jalanan" dan "Jenuh".

Adapun musikal “Bukan Cinta Galih/Ratna” diproduksi oleh Kinarya GSP bekerja sama dengan Sthana Pentas 6 dan dijadwalkan tampil dua kali, yakni pukul 15.30 WIB dan 19.30 WIB di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Baca juga: Dee Lestari buka Musikal Perahu Kertas dengan lagu ikonik ciptaannya

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |