Bogor (ANTARA) - Lembaga nirlaba global Marine Stewardship Council (MSC) Indonesia mengajak masyarakat menyadari bahwa konsumen memiliki peran besar dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut melalui pilihan produk "seafood" yang dikonsumsi sehari-hari.
Commercial Communications Officer MSC Indonesia Usmawati Anggita dalam keterangan tertulis yang diterima di Bogor, Jawa Barat, Kamis, mengatakan setiap keputusan konsumen saat membeli seafood dapat memberikan dampak nyata terhadap kesehatan laut dan keberlanjutan sumber daya perikanan.
Pesan tersebut juga ia sampaikan dalam rangka peringatan Hari Laut Sedunia (World Oceans Day) 2026 melalui kegiatan edukasi Tuna Cutting Show yang digelar di Ranch Market, Jakarta, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih seafood yang berasal dari perikanan yang dikelola secara bertanggung jawab.
"Setiap produk seafood memiliki cerita di baliknya. Ketika konsumen memilih produk berlabel MSC, mereka turut mendukung perikanan yang telah memenuhi standar keberlanjutan yang ketat untuk menjaga kesehatan stok ikan, meminimalkan dampak terhadap ekosistem laut, serta memastikan pengelolaan perikanan yang bertanggung jawab," kata Usmawati.
Menurut dia, meningkatnya ketersediaan produk seafood berlabel MSC di Indonesia menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi antara pelaku perikanan, pengolah, peritel, dan konsumen dalam mendukung keberlanjutan laut.
Ia menuturkan bahwa konsumen sering kali tidak menyadari bahwa keputusan yang dibuat saat berbelanja dapat memengaruhi praktik perikanan di sepanjang rantai pasok.
Baca juga: MSC libatkan ahli Indonesia bahas pengelolaan gurita berkelanjutan
Baca juga: MSC dan USK bahas ekolabel untuk perikanan berkelanjutan di Aceh
"Dengan memilih seafood berkelanjutan, masyarakat dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjaga sumber daya laut bagi generasi mendatang. World Oceans Day menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan bahwa menjaga laut bukan hanya tanggung jawab mereka yang bekerja di laut, tetapi juga tanggung jawab kita semua," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung diperkenalkan pada produk tuna bersertifikasi MSC di bawah merek PINISEA yang telah tersedia di jaringan Ranch Market sejak 2024. Produk tersebut meliputi tuna steak dan tuna saikoro yang berasal dari perikanan yang telah memenuhi standar keberlanjutan lingkungan dan ketertelusuran produk.
CEO AP2HI Janti Djuari mengatakan masyarakat perlu lebih mengenal tuna Indonesia, mulai dari kualitas, manfaat kesehatan, hingga proses penanganan produk dari laut hingga sampai ke meja makan.
"Hari ini kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal Tuna Indonesia, mulai dari kualitasnya, manfaat kesehatannya, hingga perjalanan panjang dari laut sampai ke meja makan kita," katanya.
Janti menjelaskan tuna merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang kaya omega-3. Namun, kualitas produk sangat bergantung pada penanganan yang baik sejak ikan ditangkap hingga diterima konsumen.
"Banyak masyarakat keliru mengira mereka alergi terhadap ikan tuna, padahal reaksi tersebut sebenarnya sering kali dipicu oleh mutu ikan yang sudah menurun akibat penanganan yang tidak standar. Di sinilah pentingnya kita mengetahui asal-usul (traceability) dari ikan yang kita konsumsi," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih menghargai peran nelayan lokal yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok perikanan Indonesia.
"Di balik setiap potong tuna yang kita nikmati, ada ribuan nelayan Indonesia yang bekerja keras. Dengan memilih Tuna Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan, kita tidak hanya memilih makanan yang sehat, tetapi juga mendukung kesejahteraan nelayan," kata Janti.
Baca juga: MSC ajak nelayan Indonesia praktik perikanan berkelanjutan
Baca juga: MSC salurkan dana 2,2 juta dolar AS untuk perikanan berkelanjutan
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































