Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani menyatakan Sekolah Rakyat hadir sebagai bentuk kesungguhan pemerintah menjamin akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat kurang mampu.
Demikian pula melalui Sekolah Unggul Garuda yang memiliki tugas utama mencetak talenta unggul di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
"Konstitusi Pasal 31 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan," kata Muzani saat menyampaikan pidato pengantar pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat.
Tak hanya dari segi pendidikan, Muzani berpendapat pada bidang perekonomian, pemerintah juga telah membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ia menyatakan konstitusi menegaskan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.
Muzani mengatakan bahwa amanat itu menunjukkan pembangunan ekonomi Indonesia tidak boleh semata-mata diserahkan kepada persaingan bebas yang membuat pihak kuat semakin perkasa dan pihak lemah semakin tersisih.
Dengan begitu, Muzani menyatakan koperasi merupakan salah satu sarana untuk menghadirkan demokrasi dalam kehidupan ekonomi.
Baca juga: Ketua MPR: Pancasila harus terlihat nyata saat negara lindungi rakyat
Melalui koperasi yang dikelola secara sehat dan profesional, ia menuturkan petani dapat memperkuat posisi tawarnya, nelayan bisa memperoleh akses pasar, pelaku usaha mikro dapat berkembang, distribusi kebutuhan pokok diperpendek, dan nilai tambah ekonomi bisa dinikmati masyarakat.
"Koperasi bukan sekadar badan usaha. Koperasi adalah semangat untuk maju bersama," ucapnya.
Oleh karena itu, Muzani menambahkan keberhasilan koperasi diukur dari tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif, meningkatnya pendapatan anggota, kuatnya tata kelola, serta bertambahnya kemandirian masyarakat.
Pada Jumat ini, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI.
Kegiatan tersebut salah satunya beragendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Baca juga: Ketua MPR: Program MBG terobosan wujudkan Generasi Emas 2045
Baca juga: Prabowo ingin tegaskan posisi Indonesia lewat jas "double breasted"
Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































