Jakarta (ANTARA) - Perusahaan konsumer otomotif dan penyedia jasa transportasi PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) meningkatkan pembagian dividen tunai menjadi Rp170 per saham dari sebelumnya Rp120 kendati industri otomotif mengalami tekanan imbas pelemahan daya beli dan perlambatan pembiayaan kendaraan.
Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati menjelaskan bahwa total dividen yang dibagikan mencapai Rp451,8 miliar atau setara dividend yield sebesar 16 persen berdasarkan harga penutupan saham pada 25 Mei 2026.
"Di tengah kondisi industri yang menantang, kami tetap berupaya menjaga kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan," ucap Suwito Mawarwati dalam keterangan tertulis, Kamis.
Baca juga: MPMX rangkum laba bersih Rp173 miliar pada kuartal I, naik 8 persen
"Peningkatan dividen tahun ini mencerminkan komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai yang berkelanjutan kepada para pemegang saham, sekaligus mencerminkan keyakinan kami terhadap kekuatan fundamental dan prospek jangka panjang," kata Suwito Mawarwati.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang digelar di Gedung Lippo Kuningan, Jakarta, pada Selasa (26/5) perseroan juga melaporkan kinerja tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Sepanjang tahun lalu, perusahaan distributor sepeda motor Honda itu membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp16,2 triliun dengan laba bersih mencapai Rp462 miliar.
Baca juga: Langkah nyata MPMX dalam melestarikan alam di NTT
Dibandingkan tahun sebelumnya, kata Suwito, pendapatan dan laba bersih masing-masing mengalami penyesuaian sebesar 1 persen dan 19 persen seiring dinamika industri otomotif dan mobilitas nasional yang masih penuh tantangan.
Perseroan menilai tekanan industri dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, serta normalisasi permintaan di sejumlah segmen usaha sepanjang tahun.
Meski demikian, MPMX mengaku tetap mampu menjaga kinerja usaha melalui pendekatan yang lebih selektif, disiplin, dan adaptif terhadap perubahan pasar.
Baca juga: MPMX rangkum laba bersih Rp462 miliar
Perseroan juga terus berfokus pada disiplin operasional, efisiensi biaya, pengelolaan risiko secara prudent, serta optimalisasi portofolio bisnis guna menjaga kualitas kinerja dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.
"Tahun lalu menjadi periode yang penuh dinamika bagi industri otomotif dan mobilitas nasional yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kehati-hatian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar," tutup Suwito Mawarwati.
Baca juga: MPMX dukung pengembangan ekowisata dengan penanaman mangrove
Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026


















































