Jakarta (ANTARA) - Kopi sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak orang. Secangkir kopi pada pagi hari sering dianggap bisa membantu tubuh lebih siap beraktivitas, sementara sebagian lainnya menikmati kopi untuk menemani bekerja atau bersantai.
Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering dibicarakan "apakah minum kopi setiap hari aman bagi tubuh?"
Jawabannya, konsumsi kopi dalam jumlah wajar umumnya masih dapat ditoleransi oleh kebanyakan orang dewasa. Namun, batas aman bukan berarti semakin banyak kopi yang diminum akan semakin baik. Kandungan kafein dalam kopi tetap perlu diperhatikan karena setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda.
Baca juga: Konsumsi kopi dapat bantu jaga kesehatan jantung
Berapa batas kafein dalam sehari?
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebut konsumsi kafein hingga 400 miligram per hari sebagai jumlah yang umumnya tidak dikaitkan dengan efek negatif pada kebanyakan orang dewasa sehat.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar dua hingga tiga cangkir kopi berukuran 12 ons. Namun, kandungan kafein dalam kopi bisa berbeda-beda tergantung jenis kopi, metode penyeduhan, ukuran sajian, hingga produk yang digunakan.
Artinya, menghitung "berapa cangkir" saja sebenarnya belum cukup. Dua cangkir kopi dari dua produk berbeda belum tentu mengandung jumlah kafein yang sama.
Kafein juga tidak hanya berasal dari kopi. Teh, cokelat, minuman bersoda, minuman energi, hingga sejumlah obat dapat mengandung kafein. Karena itu, seluruh asupan tersebut sebaiknya ikut diperhitungkan ketika seseorang ingin membatasi konsumsi kafein.
Bagi kebanyakan orang dewasa sehat, minum kopi setiap hari dalam jumlah yang wajar tidak otomatis menjadi kebiasaan yang berbahaya.
Masalah biasanya muncul ketika konsumsi kafein terlalu tinggi atau tubuh seseorang memang sensitif terhadap kafein. FDA mencatat beberapa tanda konsumsi kafein berlebihan, seperti jantung berdebar, peningkatan denyut jantung, gangguan tidur, rasa gelisah, tubuh gemetar, sakit kepala, mual, dan gangguan pencernaan.
Karena itu, batas 400 miligram sebaiknya tidak dianggap sebagai target harian yang harus dicapai. Jika tubuh sudah menunjukkan keluhan setelah minum kopi dalam jumlah lebih sedikit, konsumsi sebaiknya dikurangi.
Baca juga: Pemerintah buka akses pasar bagi UMKM kopi terdampak bencana
Jangan abaikan pengaruh kopi terhadap tidur
Salah satu hal yang sering luput diperhatikan adalah waktu minum kopi.
Kafein merupakan stimulan yang dapat meningkatkan kewaspadaan. Efeknya juga dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh. American Academy of Pediatrics menyebut kafein dapat bertahan di tubuh selama lebih dari delapan jam, tergantung metabolisme seseorang.
Itulah sebabnya minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk atau tidur menjadi kurang berkualitas.
Bagi orang yang sering mengalami masalah tidur, mengurangi kafein terutama pada sore dan malam hari dapat menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan.
Siapa yang perlu lebih berhati-hati?
Batas konsumsi kafein tidak selalu sama untuk setiap orang. Orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau mengonsumsi obat tertentu dapat lebih sensitif terhadap kafein.
FDA juga menyarankan orang yang sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai batas konsumsi kafein yang sesuai.
Untuk ibu hamil, American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) merekomendasikan konsumsi kafein kurang dari 200 miligram per hari. Jumlah tersebut kira-kira setara dengan satu cangkir kopi berukuran 12 ons, meskipun kandungan kafein sebenarnya dapat berbeda antarproduk.
Sementara itu, anak-anak dan remaja sebaiknya tidak menjadikan kopi atau minuman berkafein sebagai kebiasaan. American Academy of Pediatrics menyatakan bahwa menghindari kafein merupakan pilihan terbaik bagi anak-anak. Kafein dapat memengaruhi tidur, meningkatkan rasa gelisah, serta menyebabkan sejumlah keluhan fisik pada kelompok usia tersebut.
Baca juga: BI: Festival Kopi Papua 2026 catat transaksi UMKM Rp1,12 miliar
Perhatikan jenis kopi yang diminum
Selain jumlah kafein, jenis minuman kopi juga perlu diperhatikan. Kopi yang dicampur banyak gula, sirup, krimer, atau topping tentu memiliki kandungan tambahan yang berbeda dibandingkan kopi hitam tanpa tambahan tersebut.
Begitu juga dengan kopi berukuran besar. Ukuran gelas yang semakin besar tidak selalu berarti kandungan kafeinnya masih dalam jumlah rendah. American Academy of Pediatrics mencatat bahwa beberapa minuman kopi berukuran besar dapat mengandung kafein dalam jumlah yang sangat tinggi, bahkan bisa melewati batas 400 miligram untuk orang dewasa dalam satu sajian.
Karena itu, jangan hanya melihat jumlah gelas. Perhatikan pula ukuran sajian dan informasi kandungan kafein jika tersedia.
Jadi, bolehkah minum kopi setiap hari?
Pada dasarnya, bagi orang dewasa sehat, kopi dapat dikonsumsi setiap hari selama jumlah kafein tetap terkendali dan tidak menimbulkan keluhan.
Batas sekitar 400 miligram kafein per hari dapat menjadi acuan umum bagi orang dewasa, bukan angka yang harus dicapai. Jika setelah minum kopi muncul jantung berdebar, sulit tidur, gelisah, mual, atau gangguan pencernaan, itu bisa menjadi tanda bahwa tubuh tidak cocok dengan jumlah kafein yang dikonsumsi.
Yang tidak kalah penting, jangan mengandalkan kopi untuk menggantikan tidur atau makan. Rasa lebih segar setelah minum kopi tidak berarti tubuh sudah mengganti kebutuhan istirahat.
Jadi, minum kopi setiap hari bisa saja aman bagi kebanyakan orang dewasa jika dikonsumsi secara wajar. Namun, kebutuhan dan toleransi setiap orang berbeda. Perhatikan jumlah kafein dari seluruh sumber, respons tubuh, serta waktu mengonsumsinya.
Baca juga: Kopi Arabika vs Robusta: Ini perbedaan rasa, kafein, dan bijinya
Baca juga: Minum kopi sebelum atau sesudah makan? Ini waktu terbaik
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































