Jakarta (ANTARA) - Tren kopi kekinian terus bermunculan dengan konsep dan tampilan yang semakin beragam. Salah satunya adalah dirty latte, minuman yang memadukan susu dingin dengan espresso panas yang dituangkan perlahan di bagian atas.
Perpaduan tersebut menghasilkan tampilan berlapis dengan warna putih susu dan cokelat gelap espresso. Nama "dirty" sendiri merujuk pada tampilan espresso yang seolah mengotori permukaan susu.
Berbeda dengan es kopi susu pada umumnya, dirty latte tidak menggunakan es batu. Susu dibuat sangat dingin, sementara espresso disajikan panas. Kontras suhu inilah yang menjadi salah satu ciri khas minuman tersebut.
Meski terlihat seperti menu yang hanya bisa dibuat barista, dirty latte sebenarnya cukup mudah dibuat di rumah. Bahan yang diperlukan juga sederhana.
Bahan yang perlu disiapkan
Untuk membuat satu gelas dirty latte, siapkan:
- 150-180 ml susu full cream dingin
- 20-30 ml espresso
- Es secukupnya untuk mendinginkan gelas, bukan untuk dicampurkan ke minuman
- Sirup gula atau vanilla jika ingin rasa lebih manis
Jika memiliki mesin espresso, gunakan espresso dengan karakter yang cukup pekat. Ristretto juga bisa digunakan karena memiliki rasa yang lebih intens.
Sementara itu, susu full cream dapat memberikan tekstur yang lebih creamy. Jika ingin bereksperimen, susu oat khusus barista juga dapat digunakan sebagai alternatif.
Baca juga: Minum kopi sebelum atau sesudah makan? Ini waktu terbaik
Cara membuat dirty latte
1. Dinginkan gelas dan susu
Gunakan gelas kaca yang transparan agar lapisan dirty latte terlihat jelas.
Masukkan gelas ke dalam kulkas selama beberapa saat atau gunakan es untuk mendinginkannya. Jika menggunakan es, buang es dan airnya sebelum membuat minuman.
Selanjutnya, tuangkan susu full cream yang sudah sangat dingin ke dalam gelas hingga sekitar tiga perempat bagian.
Suhu susu menjadi salah satu kunci agar espresso dapat membentuk lapisan di atasnya.
2. Siapkan espresso
Seduh sekitar 20-30 ml espresso menggunakan mesin espresso.
Jika tidak memiliki mesin espresso, moka pot dapat menjadi alternatif untuk menghasilkan kopi yang pekat. Namun, karakter hasil seduhannya tentu akan berbeda dari espresso yang dibuat menggunakan mesin.
Untuk mendapatkan rasa yang lebih kuat, ristretto juga bisa digunakan. Yang terpenting, kopi yang digunakan cukup pekat sehingga rasanya tidak hilang ketika bertemu dengan susu.
3. Tuangkan espresso secara perlahan
Bagian ini menjadi kunci utama dalam membuat dirty latte.
Tuangkan espresso panas secara perlahan di atas susu dingin. Agar alirannya lebih terkontrol, espresso dapat dituangkan melalui sisi dalam gelas atau menggunakan punggung sendok.
Jangan menuangkan espresso sekaligus dalam jumlah banyak. Tuangkan secara perlahan agar kopi dapat berada di permukaan susu sebelum perlahan turun dan bercampur.
Jika berhasil, akan terlihat lapisan espresso berwarna gelap di atas susu putih.
Baca juga: Apa Itu dirty latte? Kopi susu dingin dengan espresso di atas
4. Jangan langsung diaduk
Berbeda dengan kopi susu biasa, dirty latte sebaiknya tidak langsung diaduk setelah dibuat.
Biarkan lapisannya tetap terlihat dan nikmati segera. Tegukan pertama akan memberikan sensasi espresso yang lebih kuat, kemudian perlahan bercampur dengan susu dingin pada tegukan berikutnya.
Perubahan rasa tersebut justru menjadi salah satu daya tarik dirty latte.
Tips agar lapisan kopi lebih cantik
Ada beberapa hal yang bisa diperhatikan agar hasil dirty latte di rumah semakin menarik.
Pertama, pastikan susu benar-benar dingin. Susu yang dingin membantu mempertahankan kontras dengan espresso panas.
Kedua, gunakan gelas transparan. Tampilan dua lapisan merupakan salah satu daya tarik utama minuman ini.
Ketiga, jangan terburu-buru ketika menuangkan espresso. Aliran yang terlalu deras dapat membuat kopi langsung bercampur dengan susu sehingga lapisannya tidak terbentuk.
Keempat, gunakan kopi dengan rasa yang cukup kuat. Espresso atau ristretto yang pekat akan menghasilkan kontras rasa yang lebih terasa.
Jika ingin menambahkan rasa manis, sirup gula atau vanilla bisa dituangkan ke dalam susu sebelum espresso ditambahkan. Namun, penggunaannya sebaiknya secukupnya agar karakter kopi tetap terasa.
Baca juga: Cara membuat Mont Blanc coffee di rumah, lengkap dengan resep
Baca juga: Mont Blanc coffee: Apa itu, rasa, dan cara menikmatinya?
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































