Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) mengalami erupsi yang disertai dengan suara gemuruh yang cukup kuat pada Kamis dini hari.
"Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 00.52 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 900 meter di atas puncak atau 4.576 mdpl," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.
Menurutnya, kolom abu vulkanik Semeru teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara.
Baca juga: Semeru delapan kali erupsi dengan tinggi letusan capai 700 meter
"Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sekitar 2 menit 26 detik. Letusan disertai gemuruh kuat," tuturnya.
Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu kembali erupsi pada pukul 01.45 WIB dengan kolom letusan teramati sekitar 700 meter di atas puncak dan pukul 01.57 WIB erupsi kembali dengan tinggi letusan mencapai 900 meter di atas puncak.
Sigit menjelaskan saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga), sehingga PVMBG memberikan sejumlah rekomendasi yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Baca juga: Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan 800 meter di atas puncak
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.
Ia menjelaskan masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius lima km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
"Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ucap Sigit.
Baca juga: Semeru erupsi dengan tinggi letusan 700 meter di atas puncak
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































