Menpora sebut fokus Program MTN hasilkan kaum muda patriotik

8 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan fokus Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) adalah menghasilkan kaum muda yang berkarakter patriotik untuk menjaga keutuhan bangsa.

"Pemuda harus memiliki semangat patriotisme agar tidak mudah terpecah belah serta mampu menjaga persatuan bangsa," kata Erick Thohir saat membahas Program MTN dengan Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan selain semangat patriotik, Program MTN juga diarahkan menghasilkan kaum muda yang bersikap gigih dan pantang menyerah sehingga mampu bersaing di era digital saat ini.

Kaum muda, kata dia, juga harus memiliki rasa empati terhadap lingkungan sekitar, baik terhadap sesama manusia maupun terhadap alam.

Baca juga: Pemerintah luncurkan Desain Besar Manajemen Talenta Nasional 2024-2045

Sedangkan di bidang olahraga, Menpora yang juga sebagai Koordinator Gugus Tugas MTN menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminta adanya konsolidasi pembinaan olahraga dengan mendorong pembentukan akademi olahraga yang terpadu, modern, berbasis teknologi, serta berfokus pada pembinaan prestasi pada 21 cabang olahraga unggulan.

Pihaknya akan membangun akademi olahraga nasional yang terintegrasi dari tingkat pusat maupun daerah. Akademi tersebut akan memiliki standar yang ditetapkan oleh Kemenpora guna memastikan kualitas pembinaan yang profesional dan merata di seluruh Indonesia.

Tak hanya pembangunan pusat akademi olahraga, Menpora juga menegaskan peningkatan kualitas seluruh aspek olahraga, mulai dari atlet, pelatih, akademi, hingga guru olahraga di sekolah.

"Seluruhnya akan mendapatkan program sertifikasi yang melibatkan federasi olahraga," katanya.

Baca juga: Menteri PPN: Desain besar MTN bagian penting pembangunan nasional

Dia mengatakan dalam mengembangkan talenta di dunia olahraga, Kemenpora menyiapkan beasiswa LPDP bagi para atlet dan pelatih.

"Kami juga berupaya agar para atlet mendapatkan dana pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka," katanya.

Sementara itu, Rachmat Pambudy menegaskan bahwa penguatan MTN penting untuk menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

"Keunggulan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas manusia yang inovatif, berkarakter, dan berprestasi," katanya.

Melalui sinergi berbagai kementerian dan lembaga, pemerintah berharap sistem MTN dapat melahirkan generasi muda dan atlet Indonesia yang tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga memiliki karakter kuat serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Baca juga: Kemenpora buka saluran pengaduan bagi atlet korban kekerasan

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |