Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono menyiapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai alternatif tempat kerja bagi generasi Z dan milenial.
"Kami akan menjadikan koperasi ini pilihan alternatif tempat mereka bekerja, juga menjadi tempat mengembangkan produk," ujar Ferry dalam Forum Bisnis Daerah BPD HIPMI DIY di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu.
Baca juga: Menkop tegaskan Kopdes siap produksi genteng sesuai arahan Prabowo
Menurut Ferry, Kemenkop bakal berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY untuk mengkurasi, menginkubasi, hingga membiayai produk-produk UMKM dan merek lokal agar bisa dipasarkan melalui Kopdes.
"Kami berharap koperasi ini bisa lebih keren, lebih kekinian, dan lebih nyambung dengan generasi muda," ujar dia.
Pelaku UMKM dan pemilik merek lokal yang didorong masuk dalam ekosistem koperasi tersebut, lanjut Ferry, berasal dari kalangan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial.
"Kalau mereka ingin menjadi entrepreneur, produknya akan kami bantu agar bisa dijual di koperasi desa," katanya.
Ferry menuturkan koperasi desa dan kelurahan memiliki potensi besar menyerap tenaga kerja.
Dengan target pembentukan 80 ribu Kopdes di seluruh Indonesia, setiap koperasi diproyeksikan membutuhkan pengelola dan manajer, sehingga membuka peluang kerja bagi ratusan ribu hingga jutaan orang.
"Ini artinya kita bisa membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan, yang sekarang sangat dibutuhkan oleh kalangan Gen Z dan milenial," ujarnya.
Baca juga: Wamenkop: Kopdes Merah Putih jadi simpul ekonomi desa
Baca juga: Menkop: 27 ribu Kopdes Merah Putih siap beroperasi April 2026
Ferry menambahkan pengembangan koperasi desa dan kelurahan ke depan akan dilakukan secara desentralisasi dengan mengeksplorasi potensi di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga perdagangan.
Produk-produk UMKM lokal, kata dia, akan dikurasi, kemudian dipasarkan melalui koperasi desa dan kelurahan dengan melibatkan generasi muda.
"Kita pakai influencer-influencer lokal. Pokoknya kita pakai anak muda semua," ucap Menkop.
Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































