Anggota Komisi I dorong TNI semakin dekat dengan rakyat

3 hours ago 2
Kita tidak ingin program ketahanan pangan ini ada di internal TNI saja, tapi juga bersinergi dengan masyarakat

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat RI Syahrul Aidi Maazat mendorong prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk semakin mendekatkan diri dengan rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan.

“Kita tidak ingin program ketahanan pangan ini ada di internal TNI saja, tapi juga bersinergi dengan masyarakat. Saya yakin masyarakat akan menyambut dengan antusias,” kata Syahrul saat kunjungan kerja ke Batalion Infanteri (Yonif) 132/Bima Sakti di Kampar, Riau, Senin, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta.

Pada kunjungan itu, dia berkeliling batalion melihat situasi terkini hingga berbagai program yang dijalankan, khususnya terkait ketahanan pangan. Ia mengapresiasi Yonif 132/Bima Sakti yang memberdayakan aset batalion untuk ketahanan pangan.

“Kita lihat tadi ada budidaya perikanan, peternakan, hortikultura, hingga palawija. Saya juga memberikan masukan berdasarkan pengalaman dan aspirasi masyarakat selama ini,” ucap Syahrul.

Baca juga: Hoaks! Instruksi siaga 1 untuk persiapan rumah tangga

Dia turut berdialog dengan Komandan Yonif 132/Bima Sakti Letnan Kolonel Infanteri Diyan Mantofani terkait fungsi di tengah masyarakat dan fungsi regu infanteri di tiga kabupaten, yakni Kampar, Pelalawan dan Rokan Hulu.

Alhamdulillah kita menyempatkan berdialog dengan Bapak Diyan Mantofani dan jajarannya terkait kondisi kekinian, fungsi keinfanterian, hingga menyukseskan program pemerintah di tengah masyarakat, apalagi TNI ini sangat dekat dengan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Letkol Diyan menjabarkan ihwal kondisi batalion. Idealnya, kata dia, Yonif 132/Bima Sakti membutuhkan 700 personel yang terdiri atas perwira 30 orang, bintara 121 orang dan tamtama 549 orang.

"Namun yang terealisasi, yaitu 464 personel terdiri dari perwira 16 orang, bintara 60 orang, dan tamtama 388. Kita masih membutuhkan 235 personel yang terdiri dari perwira 14 orang, bintara 61 orang, tamtama 161 orang,” kata dia.

Melihat kondisi itu, Diyan berharap ada penambahan personel dalam waktu dekat. Selain itu, dia juga berharap dukungan Komisi I DPR RI dapat memperkuat pertahanan keamanan sehingga keberadaan TNI dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Terima kasih, Bapak Syahrul Aidi. Beliau pun jemput bola ke yonif, menanyakan apa yang perlu beliau dukung selalu anggota Komisi I agar keberadaan yonif ini sesuai dengan fungsi yang diperintahkan oleh negara,” ucapnya.

Baca juga: Tiga TNI didakwa pembunuhan berencana dalam kasus kacab bank Jakarta

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |