Serang (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang bergabung menjadi anggota Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berhak mendapatkan dividen atau Sisa Hasil Usaha (SHU) guna meningkatkan pendapatan mereka.
"Para penerima manfaat ini akan mendapatkan dividen atau sisa hasil usaha. Ini akan menambah jumlah pendapatan mereka dan sekaligus mengangkat daya beli masyarakat," ujar Ferry saat meninjau Koperasi Desa Merah Putih Desa Ranjeng, Kabupaten Serang, Banten, Selasa.
Ferry menjelaskan bahwa langkah itu bertujuan untuk mendorong masyarakat yang berada dalam kategori kemiskinan ekstrem atau desil satu dan dua untuk naik kelas ke tingkat ekonomi yang lebih baik. Melalui koperasi, KPM tidak hanya menjadi konsumen barang kebutuhan pokok dengan harga efisien, tetapi juga menjadi pemilik yang menikmati keuntungan usaha.
Saat ini, Koperasi Desa Ranjeng telah menunjukkan hasil nyata dengan membukukan pendapatan sekitar Rp150 juta per bulan dari seribu anggota. Dengan masuknya KPM Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai anggota baru, partisipasi masyarakat dipastikan akan semakin meningkat.
"Koperasi desa ini menjadi instrumen untuk memutarkan uang di desa-desa. Nantinya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa dan secara agregat berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional," katanya menambahkan.
Selain sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, Kopdes juga diproyeksikan menjadi wadah penampung produk UMKM lokal. Koperasi akan mengonsolidasi potensi desa, meningkatkan kualitas produk, dan memasarkan nya secara lebih luas.
Terkait dukungan infrastruktur, Ferry menyebutkan saat ini telah tersedia sekitar seribu bangunan fisik koperasi yang selesai 100 persen di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan puluhan ribu bangunan lainnya akan rampung dalam dua hingga tiga bulan ke depan.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula uji coba pemberdayaan produktif berupa bantuan ayam petelur kepada warga.
"Hasil telurnya akan dijual di Kopdes. Ini adalah bagian dari upaya pemberdayaan agar masyarakat lebih mandiri," kata Ferry.
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































