Menkop ajak Kospin Jasa percepat operasional Kopdes Merah Putih

6 hours ago 6

Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa membantu mempercepat operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Ferry mengatakan Kospin Jasa bakal masuk pusat distribusi sebagai pengumpul (offtaker) guna memastikan pasokan produk desa terserap pasar melalui Kopdes Merah Putih.

"Tidak boleh ada lagi produk rakyat yang tidak terserap pasar. Kospin Jasa bisa mengambil peran di sini," ujar dia dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kospin Jasa ke-52 di Yogyakarta, Sabtu.

Kinerja positif Kospin Jasa, ujar Menkop, tercermin dari aset yang meningkat pada 2025 menjadi Rp7,33 triliun dari target Rp7,31 triliun.

Kemudian, modal sendiri tercatat Rp2,03 triliun, melampaui target Rp1,90 triliun dengan simpanan dan tabungan anggota mencapai Rp5,06 triliun. Sementara Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp39,10 miliar.

"Kalau dilihat dari angka-angkanya menunjukkan bahwa Kospin Jasa ini memang menjadi kebanggaan kita semua karena di tengah situasi yang sulit namun tetap tumbuh dan solid," ujar Ferry.

Menkop menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti koperasi mampu membangun fondasi perekonomian yang kuat dan berkelanjutan di masyarakat.

Karena itu, ia optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional 2026 sebesar 5,4 persen dapat dicapai, salah satunya melalui peran koperasi.

Presiden Prabowo Subianto, lanjut Ferry, mendorong percepatan pembangunan pusat-pusat ekonomi desa melalui program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurut dia, saat ini sekitar 30 ribu unit Kopdes/Kel Merah Putih masih dalam tahap pembangunan aset fisik, seperti gerai, gudang, dan sarana pendukung, dengan target mulai beroperasi pada April 2026.

"Bayangkan dengan selesainya pembangunan 30 ribuan Kopdes Merah Putih selesai maka akan ada 30 ribuan ritel berdiri dan beroperasi di desa sekaligus. Ini akan memicu perputaran uang yang luar biasa besar di desa," ujarnya.

Menkop berharap Kospin Jasa dapat menjadi pendamping operasional Kopdes Merah Putih, mulai dari aspek peningkatan sumber daya manusia hingga penguatan kelembagaan.

Selain itu, Ferry menilai Kospin Jasa memiliki posisi strategis untuk menumbuhkan minat generasi Z dan milenial menjadi anggota Kopdes/Kel Merah Putih.

"Koperasi harus tampil ramah, modern, dan dekat dengan gaya hidup generasi muda," ucap Menkop.

Baca juga: Kospin Jasa Pekalongan bukukan aset Rp6,7 triliun

Baca juga: Menkop jadikan Kubu Raya model nasional koperasi desa

Baca juga: Pemkot Pekalongan lepas 402 calhaj program Labbaika Kospin Jasa

Ketua Umum Kospin Jasa Andy Arslan Djunaid mengatakan saat ini Kospin Jasa melakukan percontohan pembangunan sebanyak 125 unit Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Tengah.

Ia menyebut telah berkomunikasi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) agar Kospin Jasa bersama koperasi lain ikut menyukseskan program Kopdes Merah Putih.

"Kita sudah bicara dengan Direktur Utama LPDB agar Kospin Jasa dan koperasi lain untuk ikut menyukseskan program Kopdes karena tujuannya sangat baik yaitu untuk membangkitkan ekonomi yang dimulai dari desa," kata Andy.

Baca juga: Menkop siapkan Kopdes jadi alternatif tempat kerja Gen Z

Baca juga: Menko IPK: Transformasi transmigrasi instrumen strategis pembangunan

Baca juga: Menkop resmikan peluncuran produk HIPMI DIY untuk memasok KDKMP

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Indra Arief Pribadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |