Kemenpar perkuat penerapan Gerakan Wisata Bersih di seluruh destinasi

5 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata berupaya memperkuat penerapan program "Gerakan Wisata Bersih" di seluruh destinasi wisata yang ada di Indonesia sebagai tindak lanjut untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan.

"Kementerian Pariwisata terus memperkuat Gerakan Wisata Bersih sebagai bagian dari implementasi pembangunan kepariwisataan berkelanjutan di destinasi," kata Kementerian kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Kementerian Pariwisata menyatakan melalui program itu terus mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penyediaan fasilitas pendukung kebersihan, serta peningkatan kesadaran wisatawan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menerapkan perilaku wisata yang bertanggung jawab.

Baca juga: Pemerintah promosikan pariwisata Indonesia kepada wisatawan India

Baca juga: Asosiasi pariwisata nilai BVK efektif tingkatkan kunjungan wisman

Selain itu, Gerakan Wisata Bersih juga diperkuat melalui penguatan tata kelola destinasi dan manajemen pengunjung (visitor management), edukasi dan kampanye perubahan perilaku, pelatihan pengelolaan sampah bagi sumber daya manusia pariwisata, serta penerapan prinsip-prinsip Destinasi Pariwisata Berkelanjutan sesuai Permenparekraf Nomor 9 Tahun 2021.

"Dengan demikian, kebersihan tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi menjadi budaya bersama yang mendukung kualitas pengalaman wisatawan, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal," katanya.

"Yang perlu ditekankan, program ini tidak dirancang sebagai gerakan terpusat yang hanya digerakkan dari tingkat pusat, melainkan sebagai platform nasional yang diharapkan dapat direplikasi, diadaptasi, dan diperkuat oleh pemerintah daerah di seluruh penjuru Indonesia," tambah mereka.

Menurut Kementerian Pariwisata, pemerintah daerah yang paling memahami karakteristik, potensi, dan tantangan unik dari setiap destinasi wisata di wilayahnya masing-masing, sehingga keterlibatan aktif mereka bukan sekadar harapan, melainkan menjadi fondasi utama dan kunci keberhasilan gerakan ini secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

"Yang perlu kami tegaskan juga, Gerakan Wisata Bersih ini kini berjalan selaras dengan Gerakan Indonesia ASRI Aman, Sehat, Resik, Indah yang diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2026," ujar kementerian.

Program ini bukan lagi sekadar program sektoral, melainkan gerakan nasional yang bersifat lintas kementerian dan lintas sektor. Kementerian Pariwisata berkontribusi langsung melalui Gerakan Wisata Bersih sebagai bagian dari ekosistem besar tersebut.

Oleh karena itu, ke depan Kementerian Pariwisata mendorong kebersihan di destinasi wisata menjadi fokus perhatian bersama (Kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, pelaku usaha dan stakeholder pariwisata), juga menempatkan kebersihan menjadi isu utama yang berdampak pada daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global.

Kebersihan ditekankan bukan hanya terkait aspek lingkungan, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menciptakan destinasi yang nyaman, sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Kementerian Pariwisata juga menyatakan berbagai program Sustainable Tourism Development (STDev) terus didorong melalui enam program unggulan, yaitu Sustainable Tourism Destination (STD), Sustainable Tourism Observatory (STO), Sustainable Tourism Certification (STC), Sustainable Tourism Industry (STI), Sustainable & Responsible Marketing (SRM), serta Sustainable Tourism Management (STM).

​​​​​Program Gerakan Wisata Bersih (GWB) diluncurkan sejak tahun 2025 sebagai kampanye nasional yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran, mendorong perubahan perilaku, dan memperkuat aksi nyata dalam pengelolaan sampah di destinasi wisata di seluruh Indonesia, termasuk Bali, melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, industri, dan komunitas.

Baca juga: Wisata gastronomi ajak wisatawan pahami sejarah kuliner Indonesia

Baca juga: Upaya kemenpar kembangkan destinasi favorit di luar Bali

Baca juga: Kemenpar masif berdiskusi dengan Kemenhub terkait harga avtur

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |