Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan ekosistem Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menumbuhkan pelaku usaha baru.
"Salah satu ekosistem yang paling terbentuk adalah bagaimana menumbuhkan pelaku usaha baru, sekaligus menstabilkan harga, sehingga petani untung dari proses MBG. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bu Nanik juga menyampaikan MBG dalam waktu singkat bisa membantu mengatasi harga telur di Jawa Timur, bukan hanya telur, harga-harga sayur berkat MBG juga berhasil mengatasi fluktuasi inflasi di Jawa Timur," kata Menko PM Muhaimin Iskandar di Jakarta, Kamis.
Menko Muhaimin menegaskan salah satu tujuan Program MBG yakni pemberdayaan ekonomi masyarakat di bawah, mengingat uang yang beredar sangat besar sehingga harus memberikan dampak bagi mereka.
Baca juga: Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
"Konsentrasi utama dari BGN ini adalah ekosistem pemberdayaan ekonomi di bawah. Bolak-balik BGN menyampaikan, uang yang beredar di bawah, jumlahnya sangat besar dan harus berdampak kepada mereka," ujarnya.
Muhaimin menekankan perbaikan manajemen Program MBG harus mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memberdayakan warga miskin dan miskin ekstrem.
"Dalam pelaksanaan perbaikan manajemen MBG yang dilakukan BGN ini, saya mengingatkan untuk mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) 4 tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, dimana daerah tertinggal, kemiskinan ekstrem, kemiskinan, jadi prioritas yang harus diutamakan dalam pemberian kepada penerima manfaat, ada di dalam DTSEN ini," ucap Menko Muhaimin Iskandar.
Baca juga: Bappenas-BGN minta pemda bangun ekosistem rantai pasok sukseskan MBG
Menko PM menegaskan perbaikan tata kelola MBG juga mesti mengacu pada Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang penanggulangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem yang di dalamnya terdapat dua hal yang langsung terkait dengan MBG ini. Pertama, yakni penerima manfaat diprioritaskan yang miskin dan dan miskin ekstrem. Kedua, diprioritaskan untuk ekosistem pemberdayaan kaum miskin.
"Jadi kesimpulannya, saya sangat bahagia dengan manajemen baru ini. Saya optimis program-program Presiden yang sangat bagus ini, kalau dikelola dengan manajemen yang benar, sekaligus akal sehat, dan tangan dingin, saya yakin tangan dingin Kepala BGN Bu Nanik bisa menjalankan program ini dengan baik, Insya Allah," tutur Menko PM Muhaimin Iskandar.
Baca juga: Menko PM: Perbaikan tata kelola MBG harus mengacu pada DTSEN
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































