Menhan: Bantuan bencana Aceh disalurkan via udara agar cepat

11 hours ago 2

Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa penyaluran bantuan untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh dikirimkan via udara agar lebih cepat sampai ke masyarakat.

"Panglima TNI mulai besok akan mengerahkan pesawat helikopter untuk mengangkut," kata Sjafrie Sjamsoeddin, di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin kepada awak media usai meninjau dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat pengungsi yang terdampak banjir, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Sjafrie menegaskan, mulai besok dan seterusnya pemerintah terus membawa kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Aceh, mulai dari pakaian, air bersih, makanan, hingga obat-obatan dan lainnya.

Dia menyampaikan, bantuan yang dikirim via udara nantinya akan disambut oleh para prajurit TNI yang berada di bawah. Setelah itu, mereka meneruskan langsung atau dibagikan kepada pengungsi.

Baca juga: BNPB upayakan distribusi logistik via darat, laut, dan udara ke Aceh

"Jadi pengungsi tidak usah keluar berebut. Cukup di tempat nanti petugas akan mengantarkan. Ini yang akan kita lakukan secara cepat," ujarnya.

Untuk tahapan kedua, lanjut dia, pemerintah juga bakal melakukan rehabilitasi konstruksi, tetapi setelah permasalahan kebutuhan mendasar dan darurat untuk masyarakat terdampak bencana terpenuhi.

"Berkaitan dengan rehabilitasi dan konsumsi ini akan dikerjakan setelah kita menyelesaikan persoalan yang paling mendasar, yaitu menyelamatkan jiwa raga pengungsi," katanya.

"Mulai hari ini kita akan beli semua perlengkapan dan segera kita drop dari udara," tegasnya.

Ia menambahkan, selain untuk Aceh, bantuan via udara juga disalurkan untuk provinsi yang juga mengalami bencana hidrometeorologi, seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Baca juga: WALHI dorong pemerintah lakukan pemulihan alam pascabencana Aceh

"Ini adalah instruksi dari bapak Presiden untuk mengambil tindakan cepat yang harus kita lakukan. Mulai hari ini kita melakukan tindakan cepat, tidak ada lagi alasan kita rapat. Sekarang tidak perlu rapat, sekarang pelaksanaan," demikian Menhan Sjafrie.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |