Manokwari (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan ada 17 satuan pendidikan di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat yang telah menandatangani perjanjian kerja sama sebagai penerima manfaat program revitalisasi tahun 2026 senilai Rp10,6 miliar.
Belasan satuan pendidikan yang sudah menandatangani kerja sama program revitalisasi terdiri atas jenjang PAUD, TKK, SD, SMP, dan SMA/SMK yang tersebar di sejumlah distrik atau kecamatan, sedangkan 36 satuan pendidikan lainnya masih dalam tahapan verifikasi administrasi.
"Kalau tahun 2025, sebanyak 31 sekolah di Manokwari yang dilakukan revitalisasi dengan total anggaran Rp39,9 miliar," kata Abdul di Manokwari, Kamis.
Dia menjelaskan, satuan pendidikan mulai dari Paud hingga SMA/SMK dapat menggunakan dua metode dalam mengajukan usulan untuk memperoleh bantuan pembiayaan perbaikan infrastruktur dengan melengkapi dokumen persyaratan.
Kemendikdasmen menerapkan tiga kategori prioritas dalam pelaksanaan program revitalisasi tahun 2026 yaitu, sekolah yang terdampak bencana alam, sekolah di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), serta sekolah dengan kondisi fisik masuk pada klasifikasi rusak berat.
"Proposal usulan revitalisasi dari daerah itu bisa dikirim secara online lewat website, dan bisa juga kirim dokumen fisiknya," jelas Abdul.
Baca juga: Kemendikdasmen prioritaskan pembangunan sekolah baru di daerah 3T
Menurut dia, program revitalisasi maupun pembangunan unit sekolah baru diselenggarakan secara berkesinambungan selama masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dengan kuota sebanyak 71.744 unit atau mengalami peningkatan signifikan dari target awal 11.744 unit.
Program revitalisasi satuan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia merupakan bentuk komitmen sekaligus strategi jangka panjang pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang bermutu, berkualitas, dan berdaya saing dengan partisipasi semesta.
"Misalnya usulan dalam tahun ini belum lolos verifikasi, bisa diajukan kembali tahun depan. Program revitalisasi tidak diselenggarakan hanya satu atau dua tahun saja," katanya.
Adapun 17 satuan pendidikan penerima revitalisasi 2026 yang dimaksud meliputi TK Pertiwi V Masni, KB Mawar Masni, SD Inpres 42 Taman Ria, SD Inpres 24 Masni, SD Negeri 75 Kerney, SMP Negeri 3 Manokwari, SMP YPK 2 Manokwari, dan SMP YPK 4 Talitakum.
Kemudian, SMP Negeri 10 Manokwari, SMP Negeri 21 Atap Aipiri, SMP Negeri 8 Prafi, SMA Negeri 4 Manokwari, SMA YAPIS Manokwari, SMA Negeri 1 Warmare, SMK Negeri 2 Manokwari, SMK Negeri 3 Manokwari, dan SMK Negeri 4 Manokwari.
Baca juga: Paparkan sejumlah pemicu, Mendikdasmen: Ranking ikut picu perundungan
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































