Jakarta (ANTARA) - Bupati Tapanuli Tengah periode 2025–2030 Masinton Pasaribu mengungkap isi pembicaraannya dengan Presiden Prabowo Subianto pada acara pelantikan kepala daerah serentak di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.
Masinton menyebut Presiden sempat menyapa dan melontarkan pujiannya saat Presiden berjalan menyusuri barisan para kepala daerah untuk menjabat satu per satu tangan mereka dan memberikan ucapan secara langsung.
“Presiden tadi menyapa ‘Masinton kamu hebat sekali’. Siap Presiden. ‘Di Kabupaten mana?’ Saya katakan di Tapanuli Tengah,” kata Masinton Pasaribu menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui setelah acara pelantikan.
Sementara itu, saat ditanya isi pembicaraannya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam acara jabat tangan itu, Masinton menyebut Gibran mengucapkan selamat, dan dia pun membalas dengan ucapan terima kasih.
“Beliau menyampaikan ucapan selamat, dan saya juga menyampaikan terima kasih. Ya saling sapa, saling salam,” sambung Masinton.
Presiden Prabowo melantik serentak 961 kepala daerah yang terdiri atas 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, kemudian 85 wali kota dan wakil wali kota di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis pagi.
Presiden, dalam pidatonya saat acara pelantikan, menyebut pelantikan serentak 961 kepala daerah/wakil kepala daerah di Istana hari ini merupakan peristiwa bersejarah.
"Saudara-saudara, ini saya kira adalah momen bersejarah, pertama kali di negara kita, melantik 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota, dengan total 961 kepala daerah dari 481 daerah, dilantik serentak di Istana Merdeka oleh Kepala Negara," kata Prabowo.
Presiden melanjutkan peristiwa pelantikan serentak hari ini menunjukkan betapa besar bangsa Indonesia yang saat ini menjadi negara keempat dengan jumlah penduduk terbesar dunia.
"Kita memiliki demokrasi yang hidup, demokrasi yang berjalan, demokrasi yang dinamis," kata Presiden.
Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengingatkan kepada kepala daerah/wakil kepala daerah bahwa mereka adalah pelayan rakyat.
"Saudara adalah pelayan rakyat. Saudara adalah abdi rakyat. Saudara harus membela kepentingan rakyat. Saudara harus menjaga kepentingan rakyat. Kita, saudara, harus berjuang untuk perbaikan hidup mereka. Itu adalah tugas kita. Itu adalah tugas kita," kata Presiden kepada kepala daerah/wakil kepala daerah.
Selepas upacara pengambilan sumpah, Presiden menyalami satu per satu 961 kepala daerah yang baru dilantik itu dan mengucapkan selamat secara langsung kepada mereka. Aksi Presiden itu diikuti oleh Wakil Presiden Gibran, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, pimpinan lembaga, menteri-menteri Kabinet Merah Putih, dan pejabat negara lainnya.
Pewarta: Genta Tenri Mawangi/Mentari Dwi Gayati
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2025