Marc Marquez sebut ada permasalahan dengan motornya dalam GP Inggris

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez menyebut ada permasalahan dengan motornya dalam MotoGP Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Minggu malam WIB.

Marc yang tampil start dari grid kedua harus puas finis di urutan ketujuh setelah gagal bersaing memperebutkan posisi tiga besar menghadapi duo Aprilia Racing Marco Bezzecchi dan Jorge Martin.

"Kami gagal menemukan kecepatan terbaik dan pada akhirnya kami sedikit mengalami hasil buruk di luar dugaan," kata Marc Marquez dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin.

Marc mengatakan bahwa pekan di GP Inggris begitu menantang dari luar dugaannya mengingat para pesaingnya tampil begitu mengesankan sepanjang balapan.

"Saya sebenarnya sempat tercepat di beberapa tikungan tapi tidak terlalu cepat dalam satu putaran, dan saya tidak bisa mengatur penggunaan ban dengan baik," ujar jawara dunia tujuh kali tersebut mengenai hambatannya di Silverstone.

Baca juga: Marc Marquez dalam kondisi fisik siap tempur di GP Inggris

Pembalap berstatus juara bertahan tersebut mengatakan bahwa musim ini akan menjadi tantangan yang besar dan timnya akan bekerja keras untuk terus tampil konsisten dan kompetitif.

"Kami bekerja keras untuk terus konsisten dan kompetitif di sejumlah sirkuit favorit, tapi kami juga tahu bahwa tidak mungkin selalu mendapatkan motor yang sempurna," ungkap pembalap asal Spanyol itu.

Gelaran GP Inggris akhirnya dimenangkan oleh pembalap Trackhouse Raul Fernandez. Kemudian podium kedua dan ketiga ditempati oleh duo Aprilia Racing Bezzecchi dan Martin.

Dengan hasil ini membuat Marc merosot ke urutan keempat klasemen perebutan gelar juara dunia dengan koleksi 200 poin.

???? @marcmarquez93 just wasn't feeling comfortable today #BritishGP ????????https://t.co/XAJQQn3kij

— MotoGP™???? (@MotoGP) August 9, 2026

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |