Legislator minta rencana penerbitan obligasi daerah ditinjau ulang

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu meminta agar rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan obligasi daerah ditinjau ulang meski sudah mendapat dukungan dari Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani.

“Ini yang juga masih menjadi plus-minus ya. Tentu kami memandang, khususnya dari fraksi PSI, kita minta itu ditinjau ulang terkait dengan obligasi,” kata Kevin di Jakarta, Selasa.

Menurut Kevin, poin positif dari menerbitkan obligasi adalah mendapatkan dana untuk pembangunan Jakarta.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa menerbitkan obligasi juga berarti memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya dalam jangka waktu yang ditentukan.

“Ya, kalau obligasinya itu misalnya tujuh tahun, berarti kan ada beban yang memang belum tentu diselesaikan oleh gubernur sekarang. Dan itu yang tanggung siapa? Ya, warga Jakarta. Nah, ini harus dipertimbangkan dua sisi ya. Kalau kita bicara utang, bukan hanya uang yang didapat, tetapi bagaimana cara kita mengembalikannya,” papar Kevin.

Meski rencana penerbitan obligasi daerah ini ia nilai sebagai sebuah terobosan baru, namun Pemerintah Jakarta juga perlu kembali mencermati dengan teliti terkait risiko-risiko yang akan dihadapi ibu kota.

“Memang ini adalah satu kebijakan yang bisa dikatakan breakthrough ya. Tapi, tentu kami minta ini perlu dicermati lebih jauh, bahkan dari Kementerian Keuangan sendiri minta ini juga ditinjau ulang lah, bahwa sebagai kasus pertama supaya ini well-planned digunakan benar-benar ke masyarakat, bukan hal-hal yang tidak produktif,” ungkap Kevin.

Sebelumnya, Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani menyambut baik rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung soal menerbitkan obligasi daerah dan menawarkan pertukaran pengetahuan antara tim keuangan New York dan Jakarta.

“Saya sangat antusias dan mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah. New York juga telah menggunakan obligasi untuk membiayai pembangunan infrastruktur, termasuk pengolahan limbah dan berbagai fasilitas publik,” ujar Mamdani.

Mamdani pun mengatakan, pihaknya siap untuk mengirimkan tim keuangan untuk berbagi pengalaman dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami siap mengirimkan tim keuangan untuk berbagi pengalaman dengan Pemprov DKI Jakarta mengenai persiapan dan proses penerbitan obligasi daerah,” ungkap Mamdani.

Baca juga: Wali Kota New York siap kirim tim keuangan untuk obligasi daerah DKI

Baca juga: Tito: Penerbitan obligasi daerah harus hati-hati

Baca juga: Ekonom: Rencana Pemprov DKI terbitkan obligasi cukup masuk akal

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |