Leapmotor raih laba tahunan perdana pada 2025

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan listrik asal China, Leapmotor untuk pertama kalinya mencatatkan laba tahunan, berdasarkan laporan keuangan perusahaan untuk tahun 2025.

Dilaporkan Carnewschina pada Senin waktu setempat, Leapmotor pada Agustus 2025 mengumumkan hasil keuangan interim yang menunjukkan laba bersih setengah tahun pertama sebesar 30 juta yuan (4,17 juta dolar AS) atau sekitar Rp70,7 miliar.

Kinerja tersebut terutama didorong oleh peningkatan pengiriman kendaraan serta penjualan suku cadang.

Baca juga: Indomobil siap bawa Leapmotor ke Indonesia

Sepanjang 2025, Leapmotor mencatatkan pengiriman global sebanyak 596.555 unit kendaraan, meningkat sekitar 103 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, perusahaan yang didukung oleh Stellantis itu juga meluncurkan tiga model baru yakni crossover Leapmotor B10, sedan B01, serta hatchback Lafa 5 (B05).

Dalam laporan keuangannya, Leapmotor menyebut pendapatan perusahaan melonjak 101,3 persen menjadi 64,72 miliar yuan (9,38 miliar dolar AS) atau sekitar Rp159 triliun pada 2025.

Baca juga: Indomobil berencana boyong Leapmotor ke Indonesia

Selain itu, margin laba kotor perusahaan juga mencapai rekor baru sebesar 14,5 persen.

Perusahaan juga melaporkan nilai aset likuid mencapai 37,88 miliar yuan (5,49 miliar dolar AS) atau sekitar Rp93 triliun

Sementara itu, laba bersih tahunan mencapai 540 juta yuan (76,85 juta dolar AS) atau sekitar Rp1,3 triliun, berbalik dari kerugian bersih sebesar 2,82 miliar yuan (Rp6,8 triliun) pada 2024.

Baca juga: Leapmotor gandeng Qualcomm luncurkan platform dual Snapdragon

Capaian ini menandai titik balik bagi Leapmotor, yang sebelumnya mencatat kerugian dalam beberapa tahun terakhir seiring ekspansi dan peningkatan produksi kendaraan listriknya.

Perusahaan yang berbasis di Hangzhou tersebut didirikan pada 2015 dan kini menjadi salah satu pemain yang berkembang pesat di industri kendaraan listrik China.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Indomobil National Distributor (IND) mengungkap rencana menghadirkan Leapmotor ke pasar Indonesia.

Perusahaan yang juga menjadi Agen Pemegang Merek (APM) untuk brand di bawah grup Stellantis seperti Citroën dan Jeep itu menargetkan sejumlah segmen kendaraan listrik dengan potensi perakitan lokal. 

Baca juga: Geely, Leapmotor, Xpeng, dan Xiaomi lampaui target penjualan kendaraan

Baca juga: Leapmotor mulai buka prapesan D19 EREV baterai 80 kWh

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |