Lagi, AS serang sejumlah fasilitas utama di Iran

1 week ago 8

Teheran (ANTARA) - Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan atas perintah Presiden AS Donald Trump dengan alasan untuk membela diri, telah melancarkan serangan tambahan terhadap sejumlah target di Iran, Rabu.

“Pasukan Komando Pusat Amerika Serikat mulai melancarkan serangan pertahanan diri tambahan pada hari ini pada pukul 17.15 ET (Kamis, 04.15 WIB) terhadap sejumlah target di Iran atas arahan Panglima Tertinggi,” kata CENTCOM melalui platform media sosial X.

“Serangan tersebut merupakan respons terhadap agresi Iran yang tidak beralasan dan terus berlanjut,” tambahnya.

Sebelumnya pada Rabu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengatakan bahwa serangan militer Amerika yang telah direncanakan akan difokuskan pada “fasilitas-fasilitas utama” di Iran. Ia memperingatkan bahwa operasi yang dijadwalkan dalam beberapa jam ke depan akan berlangsung “kuat dan jelas.”

“Komando Pusat akan sangat sibuk malam ini karena Presiden Trump mengatakan bahwa kami akan menyerang Iran dengan keras, dan itulah yang akan kami lakukan,” ujar Hegseth kepada wartawan di MacDill Air Force Base, yang berlokasi di Tampa.

Menurut laporan tersebut, keputusan Trump untuk meningkatkan serangan terjadi setelah Iran menembak jatuh sebuah helikopter Apache AS pada awal pekan ini.

Keputusan itu menyusul ketegangan berbulan-bulan yang dimulai pada 28 Februari, ketika serangan bersama AS dan Israel terhadap Iran memicu siklus konfrontasi militer, serangan balasan, dan perselisihan diplomatik.

Sementara itu, Fox News melaporkan bahwa serangan militer AS masih berlangsung.

Media tersebut juga mengutip seorang pejabat AS yang membantah adanya bentrokan laut antara AS dan Iran, meskipun Iran mengeklaim hal tersebut terjadi.

Sementara itu, markas besar militer Iran pada Kamis dini hari mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz bagi seluruh kapal di tengah meningkatnya ketegangan dan permusuhan di kawasan.

Namun, CENTCOM menolak klaim tersebut dan mengatakan bahwa kapal-kapal komersial tetap melintas masuk dan keluar dari selat tersebut. Komando itu juga menegaskan bahwa tidak ada kapal perang AS yang terkena serangan di Selat Hormuz.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Iran: Serangan asing ke infrastruktur sipil tunjukkan keputusasaan

Baca juga: Iran konfirmasi 18 aset militer AS di kawasan jadi sasaran serangan

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |