Meningkatkan akses likuiditas dan memperlancar eksekusi transaksi untuk RWA berbentuk token dalam self-custodial wallet
Providenciales, Kepulauan Turks dan Caicos, (ANTARA/PRNewswire)- KuCoin Web3 Wallet kini terintegrasi dengan 1inch Swap API. Lewat langkah ini, KuCoin Web3 Wallet memperkuat infrastruktur wallet-native swap untuk aset kripto dan real-world asset (RWA) berbentuk token. Integrasi ini melengkapi kerja sama yang sebelumnya telah terjalin dengan Ondo Global Markets. Kolaborasi tersebut menghadirkan ratusan RWA dalam self-custodial wallet. Dengan dukungan 1inch Swap API, KuCoin Web3 Wallet mendukung transaksi gasless swaps untuk aset tertentu, akses likuiditas yang lebih dalam, harga yang lebih kompetitif, serta standar perlindungan terhadap risiko MEV. Langkah ini menjadi bagian dari upaya KuCoin untuk menyediakan akses yang lebih aman, mudah, dan tepercaya bagi pengguna yang berpartisipasi di pasar kripto maupun RWA.
Seiring dengan maraknya RWA berbentuk token di jaringan blockchain, kualitas eksekusi transaksi, sistem keamanan, dan kesiapan infrastruktur menjadi kunci dalam mendorong adopsi pengguna. Melalui integrasi ini, pengguna KuCoin Web3 Wallet dapat melakukan swap dengan lebih lancar dan efisien—tanpa harus memiliki gas tokens, didukung akses likuiditas yang lebih terintegrasi, risiko slippage yang lebih rendah, serta perlindungan dari praktik front-running dan serangan sandwich.
"KuCoin Web3 Wallet mempermudah layanan self-custody tanpa mengorbankan kualitas eksekusi maupun kepercayaan pengguna," ujar Gas Meng, Lead, KuCoin Web3 Wallet Operation. "Setelah terintegrasi dengan 1inch Swap API, kami menghadirkan pengalaman swap yang lebih lancar, didukung harga yang lebih kompetitif, likuiditas yang lebih luas, eksekusi tanpa gas tokens, serta perlindungan MEV. Kami terus meningkatkan dukungan terhadap aset TradFi berbentuk token agar pengguna dapat mengakses pasar on-chain melalui wallet yang lebih aman dan tepercaya."
"Integrasi ini mencerminkan keunggulan DeFi dengan memadukan fitur self-custody KuCoin Web3 Wallet dan infrastruktur likuiditas terbaik kami. Dengan demikian, pengguna dapat mengakses RWA dan memperoleh pengalaman transaksi yang lebih lancar tanpa gas tokens dan risiko MEV," ujar Sergej Kunz, Co-founder, 1inch.
Ke depan, KuCoin Web3 Wallet akan terus mengembangkan infrastruktur in-wallet trading sebagai gerbang terpadu yang menyediakan akses menuju aset kripto dan RWA.
Tentang KuCoin Web3 Wallet
KuCoin Web3 Wallet merupakan dompet digital terdesentralisasi yang dapat digunakan secara lintasjaringan, dirancang dengan sistem keamanan dan onchain alpha, serta memberikan akses penuh kepada pengguna (non-custodial). Pengguna dapat melakukan pertukaran aset lintasjaringan melalui agregator DEX, serta memperdagangkan kontrak perpetual yang didukung Hyperliquid dan mengakses RWA berbentuk token secara langsung dari KuCoin Web3 Wallet. Selain itu, pengguna dapat menemukan peluang secara lebih dini dengan dukungan Smart Money, mengeksplorasi lebih dari 1.000 DApps, serta memanfaatkan peluncuran token baru lewat Airdrop Hub. Gerbang Anda menuju Aset Kripto + TradFi di Web3.
Informasi selengkapnya: X | Telegram | Instagram
Tentang 1inch
1inch mempercepat perkembangan decentralized finance dengan mempermudah perdagangan aset kripto bagi 26 juta pengguna. Selain menjadi platform terbaik yang menyediakan layanan token swap hemat biaya dan efisien dengan volume perdagangan harian lebih dari $500 juta, 1inch juga menawarkan berbagai sarana inovatif, termasuk dompet digital yang memberikan akses penuh kepada pengguna, portfolio tracker untuk mengelola aset digital, portal bisnis khusus yang menyediakan akses teknologi mutakhir, serta kartu debit guna mempermudah transaksi yang menggunakan aset kripto. Selalu berinovasi, 1inch memberikan kemudahan DeFi bagi setiap orang.
Situs Resmi | 1inch Business | X | Blog
SOURCE KuCoin
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































