Jakarta (ANTARA) - Garam atau natrium menjadi salah satu bumbu wajib dalam masakan, tak hanya memberikan rasa gurih, bahan ini juga menjaga keseimbangan kadar cairan tubuh, mengatur tekanan darah serta memastikan saraf dan otot bekerja dengan baik.
Diwartakan Eating Well, Kamis (12/3) waktu setempat, meskipun natrium berperan baik bagi tubuh, namun mengonsumsinya dalam jumlah yang tinggi justru akan menyebabkan masalah serius buat tubuh.
"Terlalu banyak natrium dapat menyebabkan tubuh menahan air berlebih. Cairan tambahan tersebut dapat meningkatkan jumlah darah yang mengalir melalui pembuluh darah Anda, yang bagi banyak orang berkontribusi pada tekanan darah tinggi seiring waktu. Ginjal bekerja untuk menjaga keseimbangan natrium dan cairan, dan ketika asupan terus-menerus tinggi, keseimbangan tersebut menjadi lebih sulit untuk dipertahankan,” ujar ahli diet Drew Hemler, M.Sc., RD, CDN.
Baca juga: Konsumsi makanan tinggi gula dan garam bisa picu masalah kulit
Mengonsumsi terlalu banyak garam berdampak pada peningkatan tekanan darah tinggi baik bagi orang dengan tekanan darah normal atau memang yang memiliki riwayat hipertensi.
Hal ini karena natrium menekan banyak cairan yang berdampak meningkatkan tekanan darah tinggi dan tekanan tinggi ini membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah sehingga memberi tekanan ekstra pada otot jantung.
Persoalan tekanan darah tinggi jangka panjang juga bisa berdampak serius pada pembuluh darah jantung yang menyebabkan perubahan struktur jantung dan merusak pembuluh darah, meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan gagal jantung.
Asupan tinggi garam juga berperan secara langsung merusak lapisan pembuluh darah, membuatnya kaku dan meradang serta mengurangi kemampuan rileks dan mengganggu kelancaran aliran darah, juga dapat mengganggu mikrobioma usus, menurunkan senyawa bermanfaat, seperti asam lemak rantai pendek, yang mendukung kesehatan jantung.
Ia pun menyarankan agar secara bertahap mengubah diet dengan perlahan mengurangi asupan garam dari waktu ke waktu.
Kemudian mempertimbangkan mengonsumsi makanan kemasan serta memilih makanan yang dimasak sendiri atau makanan rumahan.
Baca juga: Jenis garam yang menurut ahli gizi lebih baik bagi tekanan darah
Baca juga: Lima penyakit yang harus menghindari asupan garam
Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































