KLH salurkan 2.000 tong untuk pilah sampah tingkat RT di Kalsel

4 hours ago 2

Banjarbaru (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan (DLH Kalsel) menyalurkan lebih dari 2.000 unit tong dan ember untuk mendukung pemilahan sampah di tingkat rumah tangga di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin.

Kepala DLH Kalsel Rahmat Prapto Udoyo di Banjarbaru, Kamis, mengatakan bantuan tersebut merupakan langkah konkret untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Baca juga: DLH Kalsel ajak warga pilah sampah tukar sembako

“Melalui penyaluran ember dan tong sampah ini, kami ingin mendorong masyarakat agar mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga, karena pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari sumbernya,” ucapnya.

Ia menjelaskan pemilahan sejak awal akan mempermudah proses pengelolaan selanjutnya, baik dalam pengurangan timbulan sampah, kegiatan daur ulang, maupun pengolahan yang lebih ramah lingkungan.

“Bantuan tersebut juga menjadi bentuk stimulus sekaligus edukasi kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.

Rahmat menyampaikan bahwa penerapan pemilahan sampah secara konsisten di tingkat rumah tangga akan memberikan dampak signifikan terhadap kebersihan lingkungan serta mengurangi beban tempat pemrosesan akhir.

Baca juga: Kementerian LH jelaskan penanganan sampah metode WTE ke Pemprov Kalsel

Baca juga: Pemprov Kalsel nyatakan kondisi darurat sampah

DLH Kalsel mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang telah disalurkan dengan optimal serta mulai membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik dalam aktivitas sehari-hari.

“Dengan upaya tersebut, diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dan mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, serta lestari di Kalimantan Selatan,” ujar Rahmat.

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |