Ini tiga tantangan utama yang ada di Kepulauan Seribu

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menyebutkan ada tiga tantangan utama yang ada di daerah kepulauan tersebut, yakni air bersih, transportasi laut, dan ketahanan energi.

“Kepulauan Seribu memiliki potensi wilayah yang besar, tapi sedang berhadapan dengan tiga tantangan utama tersebut,” kata dia dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2027 di Jakarta, Kamis.

Kebutuhan air bersih sangat mendesak karena kapasitas produksi masih sangat terbatas dan belum mampu mengimbangi tingginya volume kebutuhan harian penduduk.

Kemudian untuk transportasi laut, masih terkendala sistem rute transportasi laut dan kualitas layanan yang belum optimal.

“Kita butuh konektivitas yang lebih modern dan saling terintegrasi antar pulau,” kata Fadjar.

Sedangkan untuk persoalan ketahanan energi, jaringan listrik yang ada di Kepulauan Seribu masih bersifat single track serta sangat bergantung pada jaringan kabel bawah laut yang rentan terjadi gangguan.

“Selain itu, pasokan BBM kita masih mengandalkan suplai dari darat,” kata dia.

Baca juga: DKI minta jajaran pastikan usulan anggaran selaras kebijakan pusat

Nantinya, akan dilakukan beberapa inovasi pada tahun 2027 untuk bisa menyelesaikan tiga tantangan utama tersebut.

Melalui Musrenbang ini, pihaknya mendorong beberapa usulan prioritas untuk segera ditindaklanjuti dengan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Untuk Dinas Sumber Daya Air, pihaknya mendorong pembangunan sistem penyediaan air bersih secara menyeluruh pada masing-masing pulau yang mengarah pada konsep One Island One System.

Pihaknya juga mengusulkan peningkatan layanan transportasi laut kepada Dinas Perhubungan, dengan pembuatan rute berbentuk koridor dan feeder seperti di darat serta penyusunan payung hukum yang mengakomodir rute transportasi laut di Kepulauan Seribu.

Sedangkan kebutuhan transmigrasi dan energi, pihaknya mendorong pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya serta pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Kapal, kepada Dinas Tenaga Kerja.

Sementara itu, Kepala Subanppeda Kepulauan Seribu, Achmad Ichsan Tasik menyebutkan dalam Musrenbang Kepulauan Seribu telah mengakomodir total 118 usulan masyarakat dengan rincian 31 usulan akan diakomodir pada tahun 2026 dan 63 usulan akan diakomodir pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 serta 24 usulan belum dapat diakomodir.

Baca juga: Masalah banjir dan sampah jadi fokus utama Musrenbang di Jakbar

Baca juga: Penanganan banjir jadi usulan prioritas Pemkot Jakut di RKPD 2027

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |