Pelatih: Persaingan di internal sektor putra ketat

3 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengatakan bahwa persaingan di internal sektor putra tim panjat tebing Indonesia lebih ketat dibandingkan sektor putri, dalam perebutan tempat menuju Asian Games 2026.

"Selama proses latihan, di sektor putra sangat ketat persaingannya, yang muda ingin terlihat bersaing dengan yang senior, bahkan kalau bisa mengalahkan dan itu terlihat dari antusias mereka saat berlatih," dia saat diwawancarai ANTARA di tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) tim panjat tebing Indonesia, di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis malam.

Menurut dia, persaingan tersebut menjadi hal positif karena mendorong peningkatan performa seluruh atlet dalam tim.

Sebab, baik atlet muda seperti Antasyafi Robby Al Hilmi maupun senior yakni Veddriq Leonardo, menunjukkan semangat kompetitif yang tinggi namun tetap dalam nuansa positif.

Galar menambahkan, para atlet senior juga tidak tinggal diam dan terus berupaya mempertahankan posisi mereka.

Kondisi ini membuat persaingan menjadi lebih hidup sekaligus meningkatkan kualitas latihan secara keseluruhan.

Baca juga: Sembilan atlet panjat tebing speed berjuang di Kualifikasi AG 2026

Sementara itu, pada sektor putri, dia melihat tingkat persaingan relatif lebih longgar.

Hal ini disebabkan oleh keunggulan atlet senior yang masih cukup dominan dibandingkan atlet muda.

"Sektor putri tidak seketat yang putra, karena yang senior sedikit lebih unggul dari yang muda, terutama di tahap latihan teknik atau hasil simulasi pertandingan," ujar dia.

Sementara itu, sembilan atlet disiplin speed akan mewakili Indonesia dalam World Climbing Asia Championship Meisan 2026, di China, Kamis (9/4), yang merupakan ajang untuk Kualifikasi Asian Games (AG) 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, pada September.

Sembilan atlet yang berangkat terdiri dari lima putra dan empat putri. Sektor putra diperkuat Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria.

Sedangkan sektor putri diisi oleh Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma.

Selain sembilan atlet disiplin speed, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga akan memberangkatkan tujuh atlet lead dan boulder, sehingga total atlet yang dikirim untuk ajang di Meisan, China, berjumlah 16 orang.

Baca juga: Tujuh atlet lead dan boulder berlaga dalam Kualifikasi AG 2026

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |