Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif Kia telah menghentikan produksi Niro versi plug-in hybrid dan akan segera menghentikan produksi versi kendaraan elektriknya.
"Niro EV, yang telah diproduksi hingga model sebelumnya, telah dihentikan produksinya," kata Manajer Pemasaran Senior di Kia, Jung Yoon-kyung, kepada The Korea Herald.
"Kami juga berencana untuk menjual sisa stok yang tersedia," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran CarsCoops pada Jumat.
Niro EV selalu dianggap sebagai anggota yang aneh dalam keluarga Niro. Tidak seperti EV lain dalam jajarannya, Niro dirancang dengan mesin berbahan bakar bensin.
Sedangkan kendaraan-kendaraan yang lain, semuanya dibangun khusus sebagai EV dengan dukungan pengisian daya lebih cepat, jangkauan lebih jauh, dan desain keseluruhan lebih baik.
Beberapa kendaraan menawarkan semua itu dengan harga yang lebih rendah daripada Niro EV.
Baca juga: Kia tarik kembali Niro Hybrid
Yoon-kyung menyampaikan bahwa Kia sedang berfokus pada pengembangan kendaraan elektrifikasi.
"Kia sangat fokus pada elektrifikasi. Dimulai dari EV3 dan berlanjut hingga EV9, kami memiliki berbagai kendaraan dengan kemampuan elektrifikasi yang kuat dan daya saing produk yang lebih baik," kata Yoon-kyung.
"Untuk lebih berkonsentrasi pada model-model tersebut, kami memutuskan untuk menghentikan produksi (Niro EV)," katanya.
Kia Niro hadir sebagai mobil unik di segmennya saat diluncurkan. Mobil ini memiliki panel bodi belakang yang tidak konvensional dan hadir dalam versi hibrida, PHEV, dan EV.
Baca juga: Hyundai dan Kia buka lembar baru di industri elektrifikasi
Baca juga: BYD luncurkan Seal 07 EV dengan Blade Battery generasi kedua
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026


















































