Khofifah apresiasi dedikasi Polwan dalam melindungi dan melayani warga

3 hours ago 6

Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dedikasi Polisi Wanita (Polwan) dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta melindungi dan melayani masyarakat di Jatim.

“Selamat Hari Polisi Wanita Republik Indonesia. Terima kasih atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian seluruh Polwan dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya di Surabaya, Selasa.

Khofifah menyampaikan apresiasi tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Polisi Wanita Republik Indonesia yang mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”.

Ia menilai kehadiran Polwan memiliki peran strategis dalam menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Menurutnya, pengabdian Polwan tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui pelayanan yang humanis. Ketegasan, kata dia, dapat berjalan beriringan dengan empati, kepekaan sosial, dan kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

“Seorang Polwan, di mana pun ia bertugas, dapat menghadirkan dampak yang luar biasa. Ketegasan dalam menjalankan tugas yang disertai empati dan kepekaan sosial menjadikan Polwan semakin dekat dan dipercaya masyarakat,” katanya.

Khofifah mengatakan Polwan turut menjadi jembatan komunikasi yang memperkuat kedekatan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan masyarakat, terutama dalam menangani perkara yang melibatkan perempuan dan anak.

“Makna extraordinary impact tidak selalu diukur dari besarnya sebuah operasi. Ketika seorang Polwan mampu membuat satu korban berani berbicara, satu anak merasa terlindungi, atau satu keluarga kembali memiliki harapan, di situlah dampak luar biasa tersebut hadir,” tuturnya.

Ia mendorong Polwan terus meningkatkan kapasitas, termasuk penguasaan teknologi, literasi digital, komunikasi publik, serta kemampuan membangun kolaborasi dengan masyarakat untuk menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, ancaman terhadap keamanan masyarakat juga semakin kompleks. Kita membutuhkan Polwan yang adaptif, cakap secara digital, kuat dalam membangun komunikasi, dan tetap berpegang teguh pada integritas,” tegasnya.

Selain penegakan hukum, Khofifah mengapresiasi kiprah Polwan dalam kegiatan kemanusiaan, penanganan bencana, pengaturan lalu lintas, edukasi pelajar, dan pendampingan masyarakat.

“Kadang dampak itu hadir dari hal yang sederhana. Senyum, sapaan, kesediaan mendengarkan, dan respons yang cepat terhadap pengaduan masyarakat dapat menjadi wujud pelayanan yang menghadirkan rasa aman,” katanya.

Khofifah berharap Polwan terus memperkuat pengabdian dan menjadi bagian dalam mewujudkan Polri yang semakin Presisi, responsif, inklusif, dan dipercaya masyarakat.

“Teruslah menjadi sosok yang mengayomi, melindungi, dan menginspirasi. Semoga setiap langkah pengabdian Polwan membawa rasa aman, menumbuhkan kepercayaan, dan menghadirkan dampak luar biasa bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dirgahayu Polisi Wanita Republik Indonesia,” katanya.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |