Jakarta (ANTARA) - Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2026 dinilai menjadi momentum konsolidasi strategis antaranggota dalam menghadapi dinamika geopolitik global.
“Munas HIPMI 2026 bukan sekadar proses regenerasi kepemimpinan, tetapi momentum strategis untuk memperkuat posisi pengusaha muda sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Di tengah dinamika geopolitik global dan tekanan ekonomi dunia yang semakin kompleks, pengusaha muda Indonesia tidak bisa berjalan sendiri-sendiri," kata Ketua Umum HIPMI Akbar Buchari dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Akbar menegaskan Munas 2026 bukan sekadar agenda organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkuat posisi pengusaha muda sebagai aktor strategis dalam perekonomian nasional.
Hal itu mengingat kondisi geopolitik global menjadi tantangan dalam perekonomian nasional.
Mengusung tema 'Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional', Munas HIPMI 2026 diarahkan untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam membangun ekonomi yang resilien, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Justru saat inilah momentum untuk bersatu, berkolaborasi, dan menjadi kekuatan kolektif yang memperkuat stabilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional. Waktunya konsolidasi hadapi tantangan geopolitik," kata dia.
HIPMI, lanjut dia, memandang pengusaha muda harus berperan lebih aktif, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong agenda pembangunan nasional, termasuk dalam mendukung Astacita.
"Melalui Munas HIPMI 2026, kami ingin menegaskan bahwa pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari solusi dan pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” kata Akbar.
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal HIPMI Anggawira berharap Munas HIPMI 2026 tak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi titik tolak penguatan peran pengusaha muda dalam menjawab tantangan ekonomi global, mendorong investasi, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan nasional.
“Munas HIPMI 2026 harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi pengusaha muda Indonesia, sekaligus mempertegas arah organisasi ke depan dalam menciptakan lebih banyak pengusaha muda baru, bukan hanya dari sisi kuantitas tetapi juga kualitas," ucap Anggawira.
Dari sisi tata kelola, Ketua Steering Committee (SC) Munas HIPMI 2026, Tri Febrianto Damu, memastikan seluruh proses berjalan profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.
“Steering Committee memastikan mekanisme Munas berjalan sesuai AD/ART secara profesional dan transparan. Tahapan akan mencakup penjaringan, verifikasi, hingga pemilihan Ketua Umum secara demokratis," jelas Tri.
Adapun persyaratan umum calon Ketua Umum antara lain memiliki rekam jejak kepengurusan di HIPMI, aktif sebagai pengusaha, 41 ke bawah, mendapatkan dukungan dari lima BPD (Badan Pengurus Daerah), serta memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas HIPMI 2026, Arief Satria Kurniagung, menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara komprehensif.
Rencananya, Munas akan diselenggarakan pada Juni 2026, yang sekaligus bertepatan dengan momentum Hari Kewirausahaan Nasional, sebuah simbol penting bagi semangat dan peran kewirausahaan dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
“Kami juga berharap Bapak Presiden Republik Indonesia dapat berkenan hadir untuk membuka Munas ini, mengingat HIPMI merepresentasikan mayoritas pelaku UMKM di Indonesia, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional," ucap Arief.
Baca juga: HIPMI usulkan paket kebijakan guna melengkapi WFH
Baca juga: HIPMI nilai WFH sebagai langkah adaptif hadapi tekanan harga energi
Baca juga: MPR: Indonesia harus cermat hadapi tekanan geopolitik global
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































