Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan Liga Muslim Dunia memberikan bantuan kepada masyarakat Aceh sebesar 1 juta rial atau setara Rp4,5 miliar lebih, dalam rangka untuk perayaan tradisi meugang yang dilakukan setiap tahunnya.
"Sebagai bentuk salah satu implementasi kunjungan Sekjen Liga Muslim Dunia Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Issa kepada Presiden RI Prabowo Subianto pada Desember 2025, Liga Muslim Dunia membantu masyarakat Aceh terdampak banjir bandang," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, bantuan senilai 1 juta rial tersebut disalurkan melalui 150 pondok-pondok pesantren, yang diwujudkan dalam bentuk 90 sapi dan 13.500 bingkisan lebaran, dimanfaatkan peruntukannya bagi para santri, asatidz, dan masyarakat sekitar pesantren di 14 kabupaten di Provinsi Aceh.
Dia menjelaskan bantuan itu didistribusikan sampai dengan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebagai penguat tradisi masyarakat Aceh meugang, yaitu memakan hidangan/masakan daging menjelang atau saat Idul Fitri.
Sementara itu, tokoh agama setempat, yakni Ustaz Anizar Masyhadi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas bantuan bagi masyarakat Aceh dari Liga Muslim Dunia melalui Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
"Hal serupa juga disampaikan oleh para pengasuh pesantren, ulama, dan tokoh masyarakat Aceh," kata Anizar.
Adapun, pelaksanaan distribusi bantuan dilaksanakan secara simbolis di enam pesantren yang dihadiri oleh para pimpinan pondok-pondok pesantren yang mendapatkan bantuan, didampingi oleh tim dari Liga Muslin Dunia Kantor Indonesia yang dipimpin oleh H. Faiz Wardi dan Pimpinan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.
Baca juga: Ketua MPR: Ulama penjaga optimisme dan keteguhan batin rakyat Aceh
Baca juga: Ketua MPR sebut santri justru punya kesempatan belajar lebih intens
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































