Ketua KONI minta pengurus 81 federasi cegah pelecehan seksual atlet

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman minta para pengurus di 81 federasi olahraga di Indonesia agar memberikan perhatian serius dengan melakukan pencegahan aksi pelecehan seksual terhadap atlet di masing-masing federasi.

"Olahraga prestasi bukan tempat untuk pelecehan seksual. Apabila terbukti terjadi, sanksi tegas harus diberikan sesuai peraturan yang berlaku agar ke depan, hal tersebut tidak terulang," kata Marciano Norman dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan menanggapi munculnya kasus dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual yang terungkap melalui laporan atlet panjat tebing dan atlet kickboxing.

Marciano mengecam keras tindakan pelecehan seksual dalam olahraga prestasi yang mencederai tujuan mulia mengantar atlet meraih prestasi, mengibarkan bendera Merah Putih dan membuat lagu Indonesia Raya berkumandang di panggung internasional.

Baca juga: KOI kawal investigasi dugaan pelecehan atlet lewat Satgas Safeguarding

Dia pun mengimbau semua pengurus induk cabang olahraga, pengurus KONI di 38 provinsi, serta semua organisasi fungsional agar memberikan perhatian serius dengan melakukan pencegahan agar kasus tersebut tak lagi muncul.

"Atlet maupun pelatih dan ofisial adalah patriot olahraga yang harus dilindungi," katanya.

Lebih lanjut, Marciano juga mengapresiasi keberanian para atlet melapor hingga kasus tersebut bisa mencuat dan ditangani secara hukum. Para atlet yang menjadi korban, kata dia, harus mendapatkan dukungan lahir dan batin terutama pemulihan psikologi dari organisasi olahraga terkait.

Dia juga mengajak semua pemangku kepentingan olahraga untuk kembali memperkuat kesadaran bersama untuk memastikan olahraga Indonesia bebas dari berbagai praktik kekerasan fisik dan pelecehan seksual.

"Kita harus menjunjung sportivitas, menghargai satu sama lain dan taat pada aturan yang berlaku," katanya.

Baca juga: Menpora jamin kerahasiaan identitas korban kekerasan dan pelecehan

Baca juga: Komisi X DPR desak hukuman maksimal bagi pelaku pelecehan atlet

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |