Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membenarkan informasi terkait tiga anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang menjadi korban serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Yaman, Selasa.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengungkapkan bahwa para WNI tersebut merupakan awak kapal MV Tihamah yang diserang drone saat bersandar di Pelabuhan Bab Al-Mandeb. Pemberitaan sebelumnya tidak merinci nama kapal yang terkena serangan.
“Dari tiga ABK WNI, satu ABK mengalami luka ringan akibat serpihan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit, sementara satu ABK lainnya mengalami luka dan telah mendapat perawatan di rumah sakit,” ucap Heni dalam pernyataan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
“Satu ABK WNI lainnya diberitakan oleh sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi,” tambah Heni.
Ia memastikan KBRI Muscat terus memantau perkembangan peristiwa yang terjadi, khususnya setelah terhubung dengan ABK WNI di kapal MV Tihamah. Adapun kapal tersebut diketahui membawa total 11 ABK, terdiri dari delapan WN Pakistan beserta tiga WNI.
Kemlu RI bersama KBRI Muscat akan terus berkomunikasi dengan otoritas setempat dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh perkembangan lebih lanjut terkait insiden tersebut, kata dia.
“KBRI Muscat juga tengah berkomunikasi dengan otoritas terkait untuk memperoleh konfirmasi resmi mengenai kondisi dan keberadaan ABK WNI yang bersangkutan,” kata dia.
Di samping itu, KBRI Muscat akan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan perlindungan bagi ketiga ABK WNI yang terdampak serangan, seperti dengan penyediaan bantuan dan pertolongan yang mereka perlukan.
KBRI Muscat turut mempertimbangkan fasilitasi kepulangan para ABK WNI ke tanah air jika kondisi dan situasi memungkinkan, demikian Heni.
Laporan Anadolu menyebutkan seorang WNI menjadi satu dari tiga ABK yang tewas akibat sebuah serangan terhadap kapal dagang di Selat Bab Al-Mandeb.
Menurut stasiun televisi terafiliasi pemerintah, Al-Jumhuriya TV, Selasa, serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi di Yaman tersebut turut menewaskan dua warga negara Pakistan, menurut laporan awal.
Saat itu, laporan Al-Jumhuriya TV belum menyebutkan nama kapal yang diserang maupun siapa pemiliknya. Masih belum ada pernyataan apa pun dari kelompok Houthi terkait serangan tersebut.
Selat Bab Al-Mandeb merupakan gerbang masuk Laut Merah yang terletak di sisi barat Semenanjung Arab.
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































