Kemenperin perkuat standardisasi material bangunan dukung gentingisasi

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat standardisasi industri material bangunan guna mendukung program gentingisasi nasional yang dicanangkan pemerintah, sekaligus meningkatkan daya saing industri genting dan keramik dalam negeri.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai program gentingisasi menjadi peluang strategis bagi industri genting dan keramik nasional untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas investasi, serta memperkuat daya saing melalui penerapan standardisasi dan pemanfaatan teknologi industri.

"Program gentingisasi ini menjadi momentum penting bagi industri genting dan keramik nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, sekaligus memperkuat struktur industri material bangunan dalam negeri," ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kemenperin mendukung penuh program gentingisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, memperbaiki estetika lingkungan permukiman, serta mendorong penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Program gentingisasi diperkenalkan sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI), dan diharapkan mendorong keterlibatan industri nasional, sehingga memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menegaskan penguatan industri material bangunan melalui program gentingisasi perlu didukung penerapan standardisasi yang konsisten serta penguatan layanan teknis di seluruh unit kerja BSKJI.

"BSKJI mendorong agar program gentingisasi ini tidak hanya berfokus pada peningkatan volume produksi, tetapi juga pada pemenuhan standar mutu, efisiensi proses, dan aspek keberlanjutan. Standardisasi dan layanan jasa industri menjadi instrumen penting untuk memastikan produk genteng nasional memiliki kualitas yang terjamin dan mampu bersaing di pasar domestik maupun global," ujar Emmy.

Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Keramik dan Mineral Nonlogam (BBSPJIKMN) menyatakan kesiapan berperan aktif melalui layanan konsultasi serta optimalisasi teknologi industri bagi pelaku usaha sektor genting dan material bangunan.

Kepala BBSPJIKMN Azhar Fitri menyampaikan bahwa lembaganya berfungsi sebagai mitra teknis bagi industri dan pemerintah dalam menjembatani kebijakan nasional dengan implementasi teknis di lapangan.

"Melalui layanan konsultansi dan optimalisasi teknologi industri, BBSPJIKMN mendukung agar gerakan nasional gentingisasi dapat diimplementasikan secara teknis, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing industri nasional," jelasnya.

Sebagai dukungan konkret, BBSPJIKMN menyediakan berbagai layanan strategis, antara lain pendampingan teknis penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) produk genting, optimalisasi proses produksi untuk meningkatkan efisiensi energi dan produktivitas, pendampingan pengembangan dan ekspansi kapasitas industri melalui studi kelayakan teknis serta perancangan tata letak pabrik, hingga pendampingan pemenuhan regulasi industri, lingkungan, dan keselamatan kerja.

Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah, pelaku industri, dan lembaga teknis, Kemenperin optimistis gerakan nasional gentingisasi tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur industri keramik dan mineral nonlogam nasional.

Baca juga: Menperin yakin "gentengisasi" peluang besar industri untuk ekspansi

Baca juga: Prabowo usulkan proyek "gentengisasi" nasional gantikan atap seng

Baca juga: Menkop sebut produksi genteng Kopdes bisa gunakan teknologi baru

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |