Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) meyakini pemanfaatan bahan baku pangan lokal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu menstabilkan harga sekaligus memperkuat ekosistem pangan nasional.
Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti di Jakarta, Senin menyampaikan bahwa upaya menjaga stabilitas pangan tidak hanya berkaitan dengan pasokan, tetapi juga penguatan tata kelola yang terintegrasi.
"Bahan baku pangannya itu adalah dari lokal, yang pertama bisa menekan harga. Karena harga logistik itu cukup tinggi nanti bisa menekan berapa persen, jika dia mengambilnya dari pangan lokal, dan juga dengan pangan lokal itu nanti ekosistemnya akan terbangun," katanya.
Pemerintah, kata dia, tengah menyiapkan petunjuk teknis (juknis) khusus untuk memastikan pasokan pangan bagi program MBG tetap terjamin dengan mengedepankan sumber lokal.
Menurut Nani, penggunaan bahan baku lokal menjadi strategi utama karena dapat menekan biaya logistik yang selama ini berkontribusi besar terhadap harga pangan. Dengan memanfaatkan produksi dari daerah sekitar, harga bahan pangan dinilai dapat ditekan secara signifikan.
Selain itu, pendekatan ini juga diharapkan mampu membangun ekosistem pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Rantai pasok tersebut katanya akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani dan nelayan, pelaku UMKM, koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Lebih lanjut, ia menyampaikan pemerintah akan mendorong perencanaan kebutuhan bahan baku yang lebih matang, khususnya untuk komoditas hortikultura.
Pemerintah juga memastikan seluruh pelaksanaan tetap mengacu pada regulasi tata kelola yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, ia sudah menyampaikan pihaknya sedang menyusun Rancangan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Pangan terkait rantai pasok bahan baku lokal untuk Program MBG.
Ia mengatakan pembentukan Permenko tersebut bertujuan untuk menjalankan amanat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, yang mengamanatkan Kemenko Pangan untuk mengoordinasikan berbagai kementerian/lembaga dalam menjamin rantai pasok pangan pada MBG.
Baca juga: Kemenko Pangan tekankan SLHS bagi SPPG untuk jamin keamanan
Baca juga: Wamenkeu: Penghapusan MBG Sabtu hemat Rp1 triliun dalam satu hari
Baca juga: Kemenko Pangan target luncurkan National Command Center MBG Mei 2026
Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































