Kemenekraf dan BEI buka peluang pegiat ekraf akses pasar modal

1 week ago 19

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi untuk membuka peluang pegiat ekonomi kreatif (ekraf) dalam mengakses pasar modal.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat menerima audiensi pejabat BEI di Jakarta, Selasa (9/6), menyampaikan bahwa pegiat ekonomi kreatif memerlukan akses pendanaan dan investasi yang lebih luas untuk mengembangkan usaha.

"Potensi kreativitas, inovasi, dan kekuatan budaya Indonesia harus didukung dengan ekosistem yang lengkap, termasuk akses pendanaan dan investasi, sehingga para pegiat ekraf dapat lebih berkembang secara berkelanjutan," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Kamis.

Menurut data kementerian, realisasi investasi di sektor ekonomi kreatif pada 2025 mencapai Rp183 triliun atau 32,33 persen dibanding tahun sebelumnya. Subsektor usaha ekraf juga tercatat menyerap 27,4 juta tenaga kerja.

"Kementerian Ekraf fokus mendorong bagi para pegiat ekonomi kreatif yang sudah berdaya untuk dapat naik kelas menjadi perusahaan nasional bahkan berskala global," kata Teuku Riefky.

"Kolaborasi dengan BEI membuka peluang semakin banyak pegiat ekraf yang memahami pasar modal dan siap memanfaatkan kreativitas sebagai sumber investasi," ia menambahkan.

Baca juga: Kemnaker-Kemenekraf siapkan SDM kompeten di sektor ekonomi kreatif

Kemenekraf dan BEI telah mengadakan program roadshow Workshop Go Public dan coaching clinic usaha ekonomi kreatif bertajuk KreatIPO untuk meningkatkan literasi finansial para pegiat ekraf dan memfasilitasi mereka mengakses pendanaan.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan bahwa BEI menyambut para pegiat ekraf yang ingin bergabung dengan pasar modal.

"Kami tentu menyambut pegiat-pegiat ekonomi kreatif untuk bisa bergabung di pasar modal, baik sebagai investor untuk menikmati pertumbuhan pasar modal maupun sebagai perusahaan persatuan untuk menghimpun dana dan mengembangkan usaha," katanya.

Ia berharap kolaborasi BEI dengan Kemenekraf bisa dimulai dengan meningkatkan edukasi, pemahaman, dan kesadaran para pegiat ekonomi kreatif mengenai Bursa Efek Indonesia.

Baca juga: Kemenekraf perluas jangkauan pasar pegiat ekraf bersama Meta

Baca juga: Pemerintah tingkatkan kemampuan promosi digital pegiat ekonomi kreatif

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |