Kemendikdasmen: SNT hidupkan mimpi murid di Kupang, NTT

1 week ago 25

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang menyediakan layanan pendidikan bermutu bagi seluruh murid berprestasi di daerah berhasil menghidupkan mimpi murid di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu, menekankan setiap murid memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang beragam.

Oleh karena itu, katanya, diperlukan pendekatan pendidikan yang memberikan ruang bagi murid untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.

“Model pendidikan khusus ini adalah satu pilihan agar kalian semua dapat tumbuh, dapat berkembang sesuai dengan kemampuan akademik yang kalian miliki, dan berkembang menjadi generasi hebat Indonesia 2045,” katanya.

Salah satu murid SNT 10 Kabupaten Kupang jenjang SMP bernama Marisa membagikan pengalaman terkait dengan dorongan dalam dirinya saat memutuskan melangkah ke sekolah tersebut.

“Karena SNT punya kualitas pendidikan yang bagus, disiplin, dan banyak kegiatan yang bisa mengembangkan diri kita,” katanya.

Baca juga: Kemendikdasmen: SNT dukung pengembangan potensi & impian peserta didik

Gadis yang menyukai lapangan hijau sepak bola itu juga menyimpan getar suara yang pernah mengantarkan pada panggung kompetisi.

“Waktu SD pernah ikut lomba menyanyi di gereja dan juara satu," katanya.

Ia mengatakan prestasi tersebut tidak lahir begitu saja, melainkan dari ketekunan sederhana yang dirawat setiap hari di rumah.

“Saya rajin bernyanyi di rumah dan selalu latihan setiap hari agar suara saya lebih baik, dan tidak pernah menyerah. Walaupun awalnya sering gagal,” katanya.

Di SNT, ia mengaku menemukan harapan baru untuk melompati keterbatasan karena SNT memiliki fasilitas dan guru pembimbing yang bisa membantu mengasah bakat dengan lebih maksimal dan lancar.

Seorang murid baru SMA bernama Chika menyatakan mendaftar ke SNT tersebut berbekal keberanian yang ditempa dari panggung-panggung kompetisi literasi.

Rekam jejaknya penuh warna, yaitu juara 1 Lomba Puisi, juara 1 Pidato Bahasa Indonesia, dan juara Harapan 1 Cerdas Cermat tingkat kabupaten.

Saat ditanya alasannya memilih SNT 10 Kabupaten Kupang, ia mengatakan sekolah tersebut mencerminkan keinginannya yang ingin berada di ruang yang bisa bertumbuh.

Baca juga: Bupati Banyumas dorong siswa SNT bangun karakter sejak dini

Baca juga: 1.360 siswa mulai belajar di 17 Sekolah Nasional Terintegrasi

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |