Kemendikdasmen nilai TKA penting untuk tingkatkan kualitas pendidikan

5 hours ago 3

Kota Jambi (ANTARA) - Direktur Jenderal Non Formal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gatot Suharwoto menilai pentingnya penguatan berpikir komputasi dan penerapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

"Namanya berpikir komputasi, jadi anak-anak itu logiknya jalan. Supaya apa? Tidak banyak masyarakat kita yang sampai sekarang masih ada yang mudah ditipu karena tidak terlatih berpikir kritis," kata dia di Jambi, Kamis.

Menurut Gatot berpikir komputasi merupakan fondasi logika yang harus dimiliki peserta didik sejak dini.

Mengingat pola pikir instan dan berharap keberuntungan tanpa proses membuat sebagian masyarakat rentan terhadap penipuan, termasuk modus-modus yang memanfaatkan emosi dan cerita dramatis.

Gatot menjelaskan bahwa selama ini ada praktik di beberapa lembaga pendidikan yang tidak menerapkan evaluasi akhir secara memadai sehingga mengakibatkan standar kelulusan yang longgar.

Baca juga: Kemendikdasmen tambah mata pelajaran TKA SMK/MAK jadi 69 pilihan

Untuk itu, penerapan TKA dimaksudkan sebagai alat penilaian dan validasi capaian belajar peserta didik, bukan sebagai satu-satunya penentu kelulusan.

"TKA bersifat tidak wajib mutlak, namun sangat diperlukan saat peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di perguruan tinggi, TKA sudah dimasukkan sebagai validator rapor," jelas Dirjen.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi kepada kementerian dan pihak-pihak yang telah mendukung program kapitalisasi fasilitas pendidikan yang kini telah menjangkau hampir seluruh kawasan perkotaan.

Menurut dia, dukungan program ini sangat membantu sekolah-sekolah di daerah, dalam pembangunan fisik dan pengadaan peralatan yang dihadirkan.

Karena itu, ia menyambut baik serta siap mendukung program nasional yang dilaksanakan Kemendikdasmen dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan usia dini, dasar, menengah dan SMA mewujudkan pendidikan berkualitas yang merata di Provinsi Jambi.

"Tujuan sinergi adalah memastikan penerapan standar pelayanan minimal dan meningkatkan kualitas SDM daerah sehingga standar pendidikan merata di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: Kemendikdasmen siap umumkan hasil Asesmen Nasional pada Oktober
Baca juga: Pimpinan MPR: Komitmen semua pihak kunci perbaikan sistem pendidikan

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |