Film “Tanah Runtuh” angkat hidup di tengah konflik 

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Rumah produksi Denny Siregar Production menghadirkan film terbaru “Tanah Runtuh” garapan sutradara Rudi Soedjarwo mengangkat kisah kehidupan masyarakat yang harus bertahan di tengah situasi konflik dan ketidakpastian.

Sutradara Rudi menyampaikan bahwa film “Tanah Runtuh” berupaya menggambarkan kondisi ketika seseorang hidup dalam lingkungan konflik, di mana keselamatan bisa terancam kapan saja.

“Menempatkan diri di situasi yang konflik dan kita bangun bisa enggak tahu besok masih hidup apa enggak,” kata Rudi saat ditemui usai konferensi pers pra-tayang film “Tanah Runtuh”, di Jakarta, pada Kamis.

Baca juga: Vino G Bastian cerita pemeran berkebutuhan khusus di film Tanah Runtuh

Meski demikian, Rudi mengatakan dirinya tidak ingin mengarahkan penonton untuk merasakan emosi tertentu. Hal ini lantaran setiap orang memiliki pengalaman dan sudut pandang yang berbeda dalam memaknai sebuah cerita.

Namun, ia meyakini cerita tentang kerinduan, perpisahan, atau kehilangan seorang ibu merupakan pengalaman emosional yang dapat dirasakan oleh banyak orang.

“Film itu kalau kita bisa menyajikan sesuatu yang kita enggak perlu di sana tapi kita bisa merasakan dan belajar dari karakter-karakter yang pernah lalui hal itu,” imbuh dia.

Baca juga: Film "Tanah Runtuh" ajak pahami cinta lewat sosok anak "down syndrome"

Film “Tanah Runtuh” berlatar konflik bernuansa agama yang terjadi di Tanah Runtuh, Poso. Melalui kisah dua kakak beradik, Kai (Yoan) dan Ringgo (Ridho Khaliq), seorang anak dengan Down Syndrome, yang terpisah dari ibu mereka di tengah konflik.

Dalam perjalanan mereka, keduanya bertemu Idham (Vino G. Bastian), seorang anggota polisi yang awalnya hanya bertugas menangani konflik di wilayah tersebut, perlahan mengubah arah perjalanan itu menjadi sesuatu yang lebih personal, tentang tanggung jawab, kepedulian, dan hubungan yang tumbuh tanpa direncanakan.

Dibintangi oleh Vino G Bastian, Yoan, Ridho Khaliq, Sigi Wimala, Jenda Munthe, hingga Tike Priatnakusumah, film “Tanah Runtuh” dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026.

Baca juga: Film "Tanah Runtuh" rilis trailer anyar, siap tayang 25 Juni 2026

Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |