Kemendikdasmen gelar LKS Dikmen cari talenta terbaik dari sekolah

1 hour ago 2
...Kita berharap semakin banyak talenta Indonesia mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 guna menemukan, mengembangkan, dan mengakselerasi talenta terbaik yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing sejak dari bangku sekolah

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin di Jakarta Pusat pada Selasa mengatakan LKS merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem manajemen talenta yang berkelanjutan.

Melalui ajang ini, lanjutnya, talenta-talenta terbaik dari seluruh Indonesia tidak hanya dipetakan, namun juga dibina untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“LKS bukan sekadar perlombaan yang menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, LKS merupakan wahana untuk membangun budaya mutu, budaya inovasi, budaya kerja profesional dan budaya belajar yang berorientasi pada standar kompetensi nasional maupun internasional,” kata Dirjen Tatang.

Ia menambahkan para peserta terbaik akan memperoleh pembinaan lanjutan sebagai bagian dari persiapan mengikuti berbagai kompetisi, seperti ASEAN Skills Competition, WorldSkills Asia, dan WorldSkills International.

Baca juga: Kemendikdasmen gandeng BRIN siapkan talenta riset muda

“Kita berharap semakin banyak talenta Indonesia mampu mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen Maria Veronica Irene Herdjiono melaporkan penyelenggaraan LKS Dikmen 2026 menunjukkan antusiasme yang semakin tinggi.

Tahun ini, lanjutnya jumlah pendaftar mencapai 9.942 peserta, meningkat 26,43 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebanyak 7.741 peserta.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.121 peserta berhasil melaju ke tingkat nasional atau sekitar satu finalis dari setiap sembilan pendaftar.

Baca juga: Kemendikdasmen pastikan keberlanjutan murid berprestasi lewat BTI

ia menambahkan LKS Dikmen 2026 juga menghadirkan 37 ajang lomba dan satu ekshibisi baru kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Kompetisi diselenggarakan secara hybrid, terdiri atas 19 cabang yang berlangsung daring dan 18 cabang dan satu ekshibisi KA/AI yang digelar luring di Jakarta dan Banten.

Berbeda dengan kompetisi pada umumnya, LKS tidak hanya menguji penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga mengasah ketelitian, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, komunikasi, dan kolaborasi.

Kehadiran ekshibisi KA/AI menjadi penanda bahwa pendidikan harus mampu bergerak mengikuti perkembangan teknologi.

Melalui bidang tersebut, Kemendikdasmen mendorong peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Kemendikdasmen perkuat SIMT jadi rujukan seleksi berbasis prestasi

Baca juga: Kemendikdasmen siapkan murid berlaga di International Geography Olympiad

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |