Kemarin, OTT Bupati Cilacap hingga aktivis KontraS disiram air keras

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Berbagai kabar hukum telah diwartakan Kantor Berita ANTARA pada Jumat (13/3), Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ditangkap KPK terkait dugaan korupsi proyek hingga aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tidak dikenal.

Berikut rangkuman berita hukum kemarin untuk kembali Anda simak.

1. Giliran Bupati Cilacap kena OTT KPK, ketiga pada Ramadhan 1447 H

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam operasi tangkap tangan kesembilan tahun 2026 sekaligus menjadi yang ketiga pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Jumat (13/3).

Baca selengkapnya di sini.

2. Gibran peluk Rismon di Istana usai minta maaf: Kita ini saudaraan

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima peneliti Rismon Sianipar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3), dan menyebut keduanya seperti bersaudara setelah penulis buku Jokowi's White Paper itu menyampaikan permohonan maaf.

Pertemuan Gibran dan Rismon digelar secara tertutup dari awak media. Berselang 45 menit, Gibran dan Rismon keluar dari ruangan Kantor Wakil Presiden, dan menyapa awak media.

Baca selengkapnya di sini.

3. KPK: OTT Bupati Cilacap terkait dugaan penerimaan dari proyek-proyek

KPK mengungkapkan operasi tangkap tangan (OTT) yang menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya terkait dugaan penerimaan dari proyek-proyek di daerah tersebut.

“Diduga ada penerimaan yang diterima oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/3).

Baca selengkapnya di sini.

4. KontraS desak polisi usut penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus yang terjadi di Jakarta Pusat.

Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan serangan tersebut merupakan bentuk kekerasan serius terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) yang harus segera direspons melalui penyelidikan menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

“Peristiwa ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM,” kata Dimas dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat (13/3).

Baca selengkapnya di sini.

5. Menteri HAM kutuk penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus dan meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Pigai mengatakan tindakan kekerasan terhadap aktivis hak asasi manusia tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak melalui proses hukum yang objektif guna menjamin rasa keadilan bagi korban.

“Saya sebagai Menteri HAM mengutuk keras penyiraman air keras tersebut. Saya meminta aparat kepolisian untuk segera mencari pelaku dan mengusut tuntas apa motif di balik kejadian ini, serta memastikan pelaku diproses hukum secara objektif agar rasa keadilan bagi korban dapat terwujud,” kata Pigai dalam keterangan di Jakarta, Jumat (13/3).

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |