Batang (ANTARA) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa bersama Jasamarga Semarang resmi membuka Industropolis Coastal Rest Area dengan pemandangan laut di pintu keluar Tol KIT Batang, KM.371+800 mulai Sabtu (14/3).
"Kami ingin momentum mudik ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal Industropolis Batang lebih dekat," kata Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang Indri Septa Respati, di Batang, Jawa Tengah, Sabtu.
Menurut dia, inisiatif ini merupakan bentuk kehadiran kawasan industri bagi masyarakat luas khususnya para pelintas Tol Trans Jawa.
"Kawasan ini tidak hanya berkembang sebagai pusat industri tetapi juga sedang kami bangun sebagai kota baru yang terintegrasi di Batang. Kehadiran rest area ini merupakan bentuk pelayanan kami agar para pemudik dapat beristirahat dengan nyaman sekaligus menikmati suasana yang berbeda," katanya.
Baca juga: Aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni mulai meningkat pada H-7
Kawasan yang berada di bawah naungan holding BUMN Danareksa ini memang dirancang tidak hanya sebagai pusat industri tetapi juga ruang publik yang terintegrasi dengan destinasi wisata.
Manajemen KEK Industropolis menyiapkan beragam fasilitas untuk menunjang kenyamanan pemudik seperti area parkir luas, toilet bersih, ruang istirahat keluarga, serta deretan kuliner khas Batang dari pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta Masjid An-Nahl yang mampu menampung hingga 2.400 jamaah.
Direktur Utama PT Jasamarga Semarang - Batang (JSB) Nasrullah mengapresiasi hadirnya alternatif tempat singgah di ruas tol yang dikelolanya.
Menurut dia, pemandangan laut di Kawasan Ekonomi Khusus Industropolis Batang ini menjadi nilai lebih yang jarang ditemukan di rest area tol lainnya.
"Industropolis Coastal Rest Area ini sangat menarik karena memiliki pemandangan laut yang indah. Kami berharap para pengguna jalan tol dapat singgah sejenak di sini menikmati suasana yang menyenangkan sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih tenang dan aman," katanya.
Baca juga: ITS berangkatkan 27 armada bus mudik gratis bagi 1.180 sivitas
Baca juga: Menteri LH dorong "rest area" dukung program mudik minim sampah
Baca juga: Pemerintah siapkan 177 terminal dan rest area perlancar mudik Lebaran
Pewarta: Kutnadi
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026


















































