Kebakaran tewaskan sekeluarga di Jakbar, saksi sebut ada ledakan kabel

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Polisi menyampaikan berdasarkan keterangan saksi, kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat dini hari, berawal dari percikan hingga ledakan kabel listrik di luar rumah korban.

"Saksi mendengar bahwa ada percikan yang seperti ledakan. Dan waktu ketika (saksi) keluar dari rumah, kabel listriknya meledak. Dia melihat kabel listriknya meledak, lalu segera menghubungi pihak berwajib," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Alex menjelaskan saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, api sudah merembat ke dalam rumah.

Sementara itu, Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Abdul Syukur mengungkapkan kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik depan rumah korban.

Lantas, api dengan cepat masuk ke dalam rumah ketika korban tengah tertidur.

"Yang terbakar rumah tinggal. Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujar dia.

Pihak pemadam pun mengaku kesulitan memadamkan api karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan dipasangi teralis besi.

"Kesulitannya karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," ujarnya.

Setelah berhasil dipadamkan, petugas mengevakuasi seluruh korban dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Baca juga: Satu keluarga tewas dalam kebakaran di Grogol Petamburan Jakbar

Baca juga: Wali Kota dorong investigasi kebakaran yang tewaskan satu keluarga

Baca juga: Jakbar tingkatkan mitigasi kebakaran

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |