Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beograd terus mendorong peningkatan jumlah wisatawan Serbia ke Indonesia serta kerja sama bisnis pariwisata antara kedua negara melalui promosi pariwisata populer Indonesia di negara tersebut.
Menurut Duta Besar RI untuk Serbia Andreano Erwin, melalui keikutsertaan dalam International Tourism Fair (ITF) ke-47 yang berlangsung di Beograd pada 19—22 Februari 2026, KBRI Beograd juga hendak mendorong promosi Indonesia sebagai destinasi wisata secara lebih luas bagi masyarakat di Eropa Tengah dan Eropa Selatan.
Dalam keterangan tertulis KBRI Beograd, diterima di Jakarta, Rabu, Dubes Andreano memandang pameran wisata tersebut “merupakan kesempatan baik untuk terus mendorong kolaborasi KBRI Beograd dengan pihak swasta dalam mendukung sektor pariwisata Indonesia”.
Melalui kolaborasi dengan empat perusahaan agen perjalanan, ratusan paket wisata ke Indonesia berhasil terjual dalam pameran tersebut, menurut KBRI Beograd.
KBRI Beograd juga memfasilitasi terwujudnya komitmen kerja sama bisnis antara agensi perjalanan di Serbia dengan mitra di Indonesia, termasuk komitmen perusahaan Serbia untuk merekrut tenaga kerja Indonesia di sektor pelancongan, khususnya hotel dan restoran.
“Adanya tanggapan masyarakat Serbia yang positif sepanjang pameran, membuktikan bahwa tujuan wisata ke Indonesia, sekalipun secara geografis lokasinya jauh dari Serbia, tetap menjadi daya tarik khusus untuk dikunjungi” ujar Dubes Andreano.
Disampaikan bahwa paviliun Indonesia yang menempati area utama aula pameran menjadi salah satu daya tarik utama dalam pameran tersebut. Selain menyajikan produk boga populer seperti kopi dan makanan ringan, paviliun Indonesia turut menampilkan ragam tarian tradisional oleh Sanggar Tari Bidadari di bawah binaan KBRI Beograd.
ITF ke-47 secara resmi dibuka oleh Perdana Menteri Serbia Đuro Macut dan melibatkan lebih dari 350 ekshibitor dari 18 negara, termasuk Indonesia. Agenda tersebut merupakan rangkaian kegiatan besar Pemerintah Serbia menuju pelaksanaan Expo 2027 di Beograd yang diproyeksikan akan memberikan dorongan masif bagi lonjakan pariwisata dan industri perhotelan.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan turis Serbia ke Indonesia melonjak dari 3.727 pada tahun 2023 menjadi sekitar 5.000 pada tahun 2025, demikian KBRI Beograd.
Baca juga: Fadli: Indonesia-Serbia miliki potensi kerja sama residensi dan film
Baca juga: Kuliner dan tarian Indonesia disambut hangat masyarakat Serbia
Baca juga: Indonesia dan Serbia tegaskan komitmen tingkatkan kerja sama ekonomi
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































