Jakarta (ANTARA) -
PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat hingga pertengahan masa angkutan Lebaran 2026, sebanyak 732.064 tiket telah terjual dengan tingkat keterisian sementara sekitar 68 persen.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo di Jakarta, Selasa, mengatakan pada periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung hingga 1 April, disediakan sebanyak 1.083.623 tempat duduk kereta api jarak jauh.
Pihaknya mencatat beberapa tanggal keberangkatan yang mendekati Lebaran dalam kondisi penuh, di antaranya 14 Maret (51.128 tiket), 15 Maret (52.008 tiket), 16 Maret (52.819 tiket), dan 17 Maret (51.225 tiket).
“Meski demikian, untuk keberangkatan 21 Maret hingga 1 April, rata-rata masih tersedia sekitar 30.000 tempat duduk setiap hari,” kata Franoto.
Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket kereta api sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial pada periode 14-29 Maret 2026.
Di wilayah Daop 1 Jakarta, tersedia sekitar 329.000 kursi dalam program tersebut, dan masih tersisa sekitar 56.000 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler setiap hari.
Selain itu, disiapkan pula 19 perjalanan kereta api tambahan Lebaran, yang terdiri dari 12 KA tambahan dari Stasiun Gambir dan 7 KA tambahan dari Stasiun Pasar Senen, serta 4 perjalanan KA Motor Gratis.
Sejumlah kereta api menjadi favorit masyarakat untuk perjalanan mudik kali ini. Dari Stasiun Gambir, kereta yang paling diminati, antara lain Pandalungan, Argo Semeru, Gunungjati, Cakrabuana, Pangandaran, dan Batavia.
Sementara itu, dari Stasiun Pasar Senen, kereta favorit pemudik, di antaranya Bengawan, Airlangga, Serayu, Kertajaya, Jayakarta, dan Progo.
Baca juga: 480 peserta Mudik Gratis KAI berangkat dari Stasiun Pasar Senen
Baca juga: Hindari macet, pemudik pilih gunakan kereta untuk pulang kampung
Baca juga: 23 ribu penumpang kereta berangkat dari Stasiun Pasar Senen
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































